BerandaHits
Kamis, 13 Agu 2025 13:01

Perkuat Ekonomi Kreatif, Pemprov Jawa Tengah akan Gelar Jateng Creative Festival

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat bertemu Ketua Komekraf Jateng Ahmad Khairudin dalam membahas Jateng Creative Festival. (Humas Jateng)

Jateng Creative Festival diharapkan bisa menjadi upaya untuk mendorong agar isu ekonomi kreatif ini menjadi perhatian bersama, terutama di daerah-daerah kota dan kabupaten.

Inibaru.id - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Komite Ekonomi Kreatif (Komekraf) terus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif wilayah setempat. Ketua Komekraf Jateng Ahmad Khairudin mengungkapkan, dirinya melihat tahun ini akan menjadi momentum Jateng menjadi provinsi kreatif.

"Kami melihat, tahun ini momentum Jawa Tengah untuk ekonomi kreatif atau menjadi provinsi kreatif," ucapnya seusai bertemu Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Kota Semarang, Senin (11/8/2025).

Untuk mewujudkannya, lelaki yang akrab disapa Adin itu mengungkapkan, diperlukan kolaborasi baik dari pemerintah provinsi dan kota maupun Komekraf di tingkat provinsi dan kota.

"Agar bisa mendongkrak ekonomi kreatif di Jateng," lanjutnya, "Komekraf Jawa Tengah akan menggelar acara Jateng Creative Festival."

Untuk Menjadi Perhatian Bersama

Perhelatan tersebut diharapkan bisa menjadi upaya untuk mendorong agar isu ekonomi kreatif ini menjadi perhatian bersama, terutama di wilayah daerah, baik kota maupun kabupaten.

"Harapan kami, provinsi menjadi leading sector karena yang punya wilayah kan kabupaten dan kota. Kalau provinsi bisa mendorong tentu akan bisa lebih cepat," kata Adin.

Dia menyebutkan, Jawa Tengah saat ini menjadi provinsi dengan komekraf terbanyak se-Indonesia. Dari total 35 kota, 28 di antaranya memiliki Komekraf dan sudah menjadi kota kreatif. Maka, nggak salah jika Kementerian Ekraf mendorong Jateng sebagai piloting ekonomi kreatif.

"Dukungan pemprov sangat diperlukan, terutama terkait dukungan regulasi, keberpihakan, politik anggaran, program-program, dan sebagainya. Tidak hanya bagi Komekraf Provinsi, tapi juga komite di daerah-daerah, agar ekosistem ekonomi kreatif terbentuk," ucapnya.

Program Kecamatan Berdaya

Adin juga sempat menyinggung program Komekraf yang bisa dipadukan dengan program kecamatan berdaya milik Pemprov Jateng. Bahkan, rencananya kolaborasi itu akan diluncurkan bersamaan dengan pelaksanaan Jateng Creative Festival.

"Ekonomi kreatif punya keselarasan dengan program kecamatan berdaya, karena sama-sama bisa melakukan pengentasan kemiskinan, penambahan lapangan pekerjaan, dan sebagainya," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyambut baik langkah Komekraf Jateng yang akan berkolaborasi untuk menguatkan ekosistem ekonomi kreatif di wilayahnya, termasuk rencana untuk terlibat dalam pengembangan kecamatan berdaya dan program lainnya seperti desa wisata.

"Kami juga berkomitmen untuk meningkatkan potensi ekonomi kreatif. Kami bahkan sudah bertemu langsung dengan Menteri Ekonomi Kreatif di Jakarta untuk membahas pengembangan dan penguatan di Jawa Tengah," tegasnya. (Murjangkung/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: