BerandaHits
Rabu, 12 Agu 2025 11:01

Pengin Lebih Panjang Umur? Tinggal Saja di Dekat Pantai

Ilustrasi: Desa di dekat pantai di Indonesia. (Newsbytesapp)

Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan hasil mengejutkan, yaitu mereka yang tinggal dekat pantai cenderung berumur lebih panjang dibandingkan dengan yang tinggal di kawasan perkotaan. Apa alasannya, ya?

Inibaru.id – Lama kuliah di Yogyakarta, rekan saya Nimah sudah terpikir untuk tinggal di Bantul, khususnya di wilayah yang dekat dengan pantai. Alasannya, dia sudah kadung jatuh cinta dengan suara angin dan deburan ombak yang baginya menenangkan hati.

Niatnya bahkan semakin mantap tatkala melihat unggahan-unggahan yang dirilis sejumlah konten kreator dari Bantul seperti akun Instagram @matisyahdu. Baginya, tinggal di dekat pantai bakal bikin kehidupannya jadi lebih tenang.

“Ada yang mengunggah konten sepedaan dari area sawah sampai pantai, nyari sunset di pantai, bangun pagi bisa mendengar suara deburan ombak. Itu Impian aku banget,” ucapnya kepada saya pada Jumat (8/8/2025).

Nah, apa yang diungkap Nimah ternyata sejalan dengan hasil penelitian The Ohio State University, Amerika Serikat. Tinggal di dekat pantai ternyata memang bisa bikin bahagia. Bahkan, menurut penelitian tersebut, efeknya jauh lebih besar, yaitu bikin kamu lebih panjang umur.

Dalam penelitian yang diungkap Kompas, (3/8/2025) ini, mereka yang tinggal di kawasan pesisir laut bisa mendapatkan perpanjangan usia setidaknya setahun dibandingkan dengan mereka yang tinggal jauh dari lautan. Yang menarik, efeknya hanya berlaku pada mereka yang tinggal di kawasan pesisir, sementara yang ada di dekat danau atau sungai, nggak mendapatkan efek serupa.

Penelitian ini melibatkan data dari lebih dari 66.000 wilayah sensus di seluruh AS dan menyimpulkan bahwa jarak tempat tinggal dengan laut sangat berkaitan dengan angka harapan hidup. Mereka yang tinggal dalam radius 48 kilometer dari pantai, baik itu di Samudra Atlantik, Pasifik, maupun Teluk Meksiko, cenderung hidup lebih lama dibandingkan rata-rata usia nasional yang sekitar 79 tahun. Sementara itu, warga yang tinggal di kota dekat danau atau sungai besar malah punya harapan hidup sedikit lebih pendek.

Apa yang Bikin Pantai Lebih "Sehat"?

Ilustrasi: Keluarga yang tinggal di dekat pantai bisa mendapatkan banyak manfaat kesehatan. (X/matisyahdu)

Menurut para peneliti, ada sejumlah alasan logis mengapa tinggal dekat laut bisa memberikan efek positif terhadap kesehatan:

  1. Suhu yang cenderung stabil di kawasan pesisir disebut-sebut bikin tubuh nggak mudah stres
  2. Kualitas udara lebih bersih dan paparan angin laut yang sejuk tentu lebih sehat dari udara penuh polusi di kawasan kota, bukan?
  3. Pantai bikin orang lebih aktif bergerak, baik itu dengan jadi lebih rutin jogging, berenang, atau sekadar jalan-jalan di atas pasirnya yang lembut hingga mencari pemandangan.

Sebaliknya, mereka yang tinggal di kota besar, dekat danau, atau sungai kerap dihadapkan pada persoalan lain seperti banjir, polusi, keterbatasan ruang gerak, hingga kemiskinan. Hal-hal ini tentunya berdampak negatif terhadap kesehatan secara keseluruhan.

Selain fisik, tinggal di dekat laut juga dipercaya menyehatkan mental. Ada alasan kenapa suara ombak dan pemandangan biru laut sering jadi latar untuk meditasi dan relaksasi. Penelitian sebelumnya pun menunjukkan bahwa “blue space” alias ruang perairan terbuka bisa membantu menurunkan stres, mengurangi obesitas, bahkan menjaga kesehatan jantung.

Namun, tentu saja, nggak semua orang bisa serta-merta pindah ke pinggir laut. Yang penting adalah bagaimana kita bisa menciptakan lingkungan yang sehat di mana pun kita tinggal. Intinya sih, yang penting adalah hadirnya udara bersih, ruang terbuka hijau, dan akses mudah untuk bergerak aktif.

Jadi, kalau selama ini kamu bermimpi tinggal di dekat pantai, mungkin sekarang ada alasan ilmiah untuk lebih serius mewujudkannya. Siapa tahu, bukan cuma bikin bahagia, tapi juga bikin awet muda dan panjang umur, ya, Gez! (Arie Widodo)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: