BerandaHits
Minggu, 25 Apr 2020 09:11

Penerbangan Komersial Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Dihentikan Sementara

Bandara Ahmad Yani Semarang hentikan sementara penerbangan komersial. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menghentikan sementara layanan penerbangan komersial untuk penumpang domestik dan internasional. Pelaksanaan terhitung mulai tanggal 25 April-31 Mei 2020 untuk meminimalkan penyebaran virus corona.

Inibaru.id – General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Hardi Ariyanto mengumumkan penghentian sementara layanan transportasi udara penumpang komersial untuk pencegahan Covid-19.

Layanan penerbangan komersial penumpang dalam negeri (domestik) dan luar negeri (internasional) baik yang terjadwal maupun nggak terjadwal akan dihentikan sementara. Keputusan ini resmi berlaku mulai hari ini, Sabtu, (24/4/2020) hingga melewati Lebaran, tepatnya Senin, (31/5/2020).

“Semoga dengan diberlakukannya kebijakan larangan mudik dan penghentian sementara layanan terhadap penerbangan komersil penumpang ini dapat membantu pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia secara signifikan,” kata Hardi pada Jumat (23/4).

Kebijakan ini didasarkan pada Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam rangka Pencegahan Penyebaran Corona Visus Disease 2019 (Covid-19) dan Siaran Pers Plt. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan RI Nomor: 98/SP/IV/BKIP/2020.

Suasana di dalam Bandara Ahmad Yani, Semarang (twitter.com/humasjateng)

Meski begitu, Bandara Ahmad Yani masih tetap mengoperasikan layanan penerbangan pengecualian. Yakni penerbangan yang terkait:

1. Pimpinan lembaga tinggi Negara Republik Indonesia dan tamu kenegaraan.

2. Operasional kedaulatan besar, konsulat jenderal, dan konsulat asing serta perwakilan organisasi internasional di Indonesia.

3. Operasional penerbangan khusus repatriasi untuk pemulangan WNI dan WNA (repatriasi flight).

4. Operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat.

5. Operasional angkutan kargo.

6. Operasional lain yang memiliki izin Direktur Jenderal Perhubungan Udara.

Pihak Bandara mengaku masih melakukan koordinasi dengan maskapai terkait. Sebab penghentian sementara ini menyebabkan 21 penerbangan yang beroperasi di Bandara Ahmad Yani jadi terdampak, termasuk penerbangan dengan tujuan Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, dan lain-lain.

“Pihak bandara akan terus berkoordinasi intensif dengan Otoritas Bandar Udara, maskapai, dan pihak terkait lainnya untuk implementasi kebijakan dan kelancaran kegiatan operasional di lapangan,” terang Hardi.

Tetap patuhi protokol dengan menjaga jarak selama di lingkugnan bandara. (Kompas/Andri Donnal Putera)

Masyarakat yang telah membeli tiket dengan jadwal penerbangan para periode pemberhentian nggak perlu khawatir. Kamu bisa melakukan refund, reschedule, dan reroute tiket dengan mendatangi langsung konter maskapai di bandara. Untuk menghindari penumpukan, lihat dulu aturan dan jadwalnya ya.

Selain itu kamu juga harus memperhatikan protokol pencegahan Covid-19 di lingkungan bandara. Seperti menggunakan masker, menjaga jarak minimal 1-2 meter dengan orang lain, dan menggunakan kendaraan dengan kapasitas maksimal penumpang 50 persen dari kapasitas kendaraan.

“Kami harap kebijakan ini dapat dipatuhi bersama dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah dapat berjalan dengan tertib dan lancar demi keselamatan dan kebaikan kita bersama,” pungkasnya.

Jika ada informasi yang belum jelas, kamu bisa menghubungi website Bandara Jenderal Ahmad Yani di ahmadyani-airport.com atau medsos @semarang_ap1 (Twitter) dan @semarangairport (Instagram). Stay safe di rumah aja dan nggak perlu mudik ya, Millens! (MG26/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: