BerandaHits
Sabtu, 15 Nov 2024 16:14

Peluang Timnas Indonesia Melawan Jepang; Masih Ada Asa untuk Mencuri Poin

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes yakin Timnas masih punya peluang melawan Jepang. (Akurat/Zainal Hasan)

Kali terakhir Indonesia menahan imbang Jepang adalah pada 1989. Kemenangan terakhir Timnas bahkan terjadi pada 1981. Tapi, Kapten Timnas Jay Idzes yakin Timnas masih punya peluang.

Inibaru.id – Usai hanya mengumpulkan 3 poin dalam 4 pertandingan di sesi kualifikasi ronde ketiga Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia berada di posisi buncit di Grup C. Di tengah posisi yang kurang mengenakkan ini, Timnas Indonesia harus melawan sang raja Asia, Jepang di Stadion Gelora Bung Karno pada hari ini, Jumat (15/11/2024).

Meski sama-sama dijejali pemain dari klub-klub Eropa, Timnas Jepang dan Indonesia jelas masih memiliki perbedaan level yang sangat besar. Kaoru Mitoma, Wataru Endo, dan Takefusa Kubo misalnya, kerap jadi sorotan di klub-klub besar Eropa karena performanya. Sesuatu yang belum dicapai oleh pemain-pemain Timnas Indonesia.

Apalagi, sejauh ini Jepang tampil menggila dengan mengalahkan Tiongkok 7-0, Bahrain 5-0, Arab Saudi 2-0, dan imbang di kandang Australia dengan skor 1-1. Bisa dikatakan, perlu usaha ekstra bagi Timnas Indonesia untuk setidaknya menahan imbang Jepang, apalagi sampai mencuri kemenangan.

Hal inilah yang diungkap pelatih Timnas Shin Tae-yong kepada wartawan pada Selasa (12/11) lalu. Menurutnya, wajar jika sekarang Timnas Jepang berada di peringkat satu Asia.

“Timnas Jepang adalah yang terbaik dan nomor satu di Asia. Organisasi permainan mereka sangat baik di bawah Hajime Moriyasu. Kami harus benar-benar mempersiapkan dengan baik untuk pertarungan ini,” ucap pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Timnas Indonesia yakin bisa mencuri poin atas Jepang. (Jawapos/Haritsah Almudatsir)

Sayangnya dari rekor 16 kali pertemuan melawan Jepang, Indonesia baru menang 5 kali dan imbang 2 kali. Kali terakhir Timnas mampu mencuri hasil imbang adalah pada 1989. Sementara itu, kemenangan terakhir atas Jepang didapat jauh lebih lama, yaitu pada 1981. Sisanya, 9 kali pertemuan selalu diakhiri dengan kekalahan, termasuk kekalahan 3-1 pada ajang Piala Asia yang digelar awal 2024 lalu.

Meski rekor pertemuan Timnas Indonesia atas Jepang sedang buruk, kapten Timnas Jay Idzes tetap yakin Indonesia punya peluang untuk memberi kejutan. Alasannya, para pemain dalam kondisi mental yang baik. Apalagi, dukungan penonton yang biasanya bikin penuh Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) juga bikin semangat para pemain semakin menggelora.

“Kami percaya dengan kemampuan kami. Kami tahu Jepang nomor satu di Asia saat ini. Tapi, bukan berarti kami nggak punya peluang. Kami masih punya peluang dan kami akan mengerahkan semuanya di lapangan. Kami juga membutuhkan dukungan semua penonton di Stadion GBK untuk melakukan yang terbaik,” papar Idzes.

Hal yang sama juga diungkap mantan pemain Persikota Tangerang pada akhir 90-an Zamzuri. Dia menyebut Timnas masih punya peluang asal mampu kompak dan mampu mengurangi kesalahan-kesalahan kecil yang kerap berbuah gol pada sejumlah pertandingan sebelumnya.

“Sebenarnya performa Timnas belakangan sudah overachieving. Soalnya kita ada di peringkat FIFA paling rendah dan paling nggak diunggulkan tapi sudah mampu 3 kali menahan imbang tim dengan peringkat lebih baik. Asalkan bisa kompak dan nggak minder, semoga saja Timnas bisa membuat kejutan,” ungkapnya.

Yap, semua pihak tentu mengunggulkan Jepang pada pertandingan kali ini. Tapi, seperti kata Jay Idzes, sekecil apa pun, peluang Timnas Indonesia bikin kejutan masih ada. Semoga saja hal itu terwujud malam nanti. Setuju, Millens? (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: