BerandaHits
Jumat, 10 Mar 2022 13:00

Partai Bisa Jual Minyak Goreng Murah, Dapat Dari Mana?

Minyak goreng murah dijual partai di saat minyak goreng langka di pasaran. (guecikarang.co.id)

Banyak orang keheranan dengan aksi partai politik yang bisa menjual minyak goreng murah. Padahal, warga kesulitan mencari minyak goreng subsidi di mana-mana. Lantas, dari mana partai-partai ini mendapatkan minyak tersebut?

Inibaru.id – Di balik masalah minyak goreng langka yang bikin masyarakat pusing kepala, partai politik justru bisa menjual minyak goreng murah. Dalihnya sih membantu masyarakat. Tapi hal ini justru bikin banyak orang bertanya-tanya, dari mana mereka bisa mendapatkan minyak goreng murah tersebut.

Pada Senin (7/3/2022), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) membagikan minyak goreng murah di Bandar Lampung. Sementara itu, akun Twitter Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Selasa (8/3/2022) juga menjual ratusan liter minyak goreng murah. Contohlah, di Bekasi, Jawa Barat, partai ini bisa menjual minyak goreng dengan harga Rp 10 ribu per liter.

Sehari setelahnya, Partai Demokrat juga menjual minyak goreng murah di Pacitan dan Ngawi, Jawa Timur. Aksi ini bahkan sampai melibatkan wakil ketua partai Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Di tempat-tempat tersebut, minyak goreng murah yang dijual Partai Demokrat dikenai harga Rp 11.500 per liter.

Pihak PSI pun menjawab keheranan banyak warganet soal dari mana mereka bisa mendapatkan minyak goreng murah di tengah kelangkaan minyak di mana-mana. Ketu DPD PSI Kabupaten Bekasi Muhammad Syahril mengaku pihaknya membeli minyak goreng itu dari 10 pedagang. Jadi, yang mereka beli adalah minyak non-subsidi dengan harga lebih mahal, dan kemudian dijual kembali dengan harga lebih murah.

“Lebih dari 10 pedagang kami beli secara bergantian, dan harga yang kami bayar juga harga jual saat ini (bukan harga subsidi). Rata-rata kami beli minyak goreng dari pada pedagang dengan harga Rp 17 ribu hingga Rp 18 ribu per liter,” terang Syahril, Rabu (9/3).

Pihak partai mengaku membeli minyak goreng lebih mahal atau dari produsennya langsung. (waspada.id)

Di sisi lain, Partai Demokrat menyebut minyak goreng murah yang mereka jual adalah minyak goreng curah yang nggak bermerek. Minyak ini dibeli dari produsen minyak goreng yang ada di Ngawi, Jawa Timur, Millens.

Menurut analis politik dari IndoStrtegi Research and Consulting Arif Nurul Imam, sebenarnya aksi partai-partai politik yang berlomba menggelar bazaar minyak goreng murah di tengah kelangkaan minyak sebenarnya hal yang wajar. Meski begitu, hal ini sebenarnya hanya membantu segelintir masyarakat. Padahal, masyarakat membutuhkan aksi lebih baik seperti kebijakan yang membuat minyak nggak lagi langka dan mahal.

“Partai sejatinya bisa lebih dari itu, yaitu mengubah kebijakan jika misalnya kebijakan tersebut merugikan masyarakat,” ujar Arif, Selasa (8/3).

Sementara itu, Dosen Komunikasi Politik Universitas Telkom Dedi Kurnia menyebut aksi partai-partai ini sebenarnya hanyalah untuk mencari suara saat pemilu nanti. Menariknya, bisa jadi hal ini malah bisa membuat citra parpol memburuk karena realitanya, minyak goreng masih mahal dan sulit dicari di berbagai tempat.

Kalau kamu, apakah ikut membeli minyak goreng murah yang digelar partai politik, Millens? (Tir, Pik, Tem, Det/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: