BerandaHits
Selasa, 22 Okt 2018 15:13

Lebih dari 150 Peserta Meriahkan Festival Gerobak Sapi 2018

Festival Gerobak Sapi di Yogyakarta. (Festival Gerobak Sapi)

Festival Gerobak Sapi kembali digelar pada Minggu (21/10/2018). Kali ini sebanyak 150 gerobak sapi turut meramaikan acara.

Inibaru.id – Festival Gerobak Sapi 2018 kembai diadakan untuk keenam kalinya. Acara yang berlangsung pada Minggu (21/10/2018) itu digelar di Lapangan Pokoh, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Lebih dari 150 gerobak sapi dikabarkan memeriahkan festival kali ini.

Sebagaimana yang diketahui, gerobak sapi adalah salah satu kendaraan tradisional khas Tanah Air yang sangat populer di masa lalu. Namun, saat ini keberadaan gerobak sapi itu sudah jarang ditemui. Karena itulah festival ini diadakan supaya kendaraan unik dan kaya nilai sejarah serta budaya ini tetap lestari.

Kali ini, Festival Gerobak Sapi mengangkat tema Lentera Peradaban. Tema itu diambil dari kondisi gerobak sapi yang sudah jarang ditemui.

“Temanya tahun ini adalah Lentera Peradaban. Keberadaan kami mungkin sangat kecil, tapi kami masih berperan besar dalam hal menopang hasil perjalanan hasil budi daya manusia, yakni kebudayaan,” ungkap Ketua Panitia Festival Gerobak Sapi Nuryanto seperti ditulis Tempo.co, Minggu (21/10).

Festival ini menjadi ajang berkumpulnya para pemilik gerobak sapi yang ada di pelbagai wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Selain itu, Festival Gerobak Sapi juga diharapkan bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Yogyakarta.

Ribuan orang tampak memadati lokasi acara. Mereka datang ke lapangan untuk melihat gerobak sapi yang memiliki bentuk unik dan dihasi dengan berbagai macam ornamen. Gerobak-gerobak ini kemudian diarak sepanjang jalan utama desa di sekitar lokasi acara.

Selain arak-arakan gerobak sapi, pameran potensi ekonomi warga juga turut memeriahkan acara ini. Mulai dari batik hingga makanan ringan mewarnai pameran itu.

“Kini, alat transpotasi tradisional yang kaya filosofi ini akan terus berbenah agar performanya semakin meningkat. Jika dulu hanya dianggap sebagai pengangkut hasil pertanian, kini gerobak sapi bisa dijadikan salah satu daya tarik wisata sehingga nilai ekonominya pun meningkat,” lanjut Nuryanto.

Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas yang ikut memeriahkan acara ini menyebut gerobak sapi sebagai salah satu ikon wisata DIY.

“Sejak kecil saya sering mendengar suara klunthung sapi kalau ada gerobak yang lewat di dekat rumah saya di sekitar Gondolayu. Sekarang gerobak sapi sudah menjadi ikon pariwisata,” ungkap istri Sri Sultan Hamengku Buwono X ini.

Kalau di tempat tinggal Millens, masih ada gerobak sapi nggak? Eits, kamu tahu gerobak sapi kan? Jangan-jangan kamu nggak tahu nih. He-he. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Lezatnya Mi Ayam Ceker Pak Kawit yang Melegenda di Pusat Kota Semarang

16 Jan 2026

Rupiah Masuk Daftar 5 Besar Mata Uang Terlemah di Dunia

16 Jan 2026

Kembali Didera Banjir, Warga Desa Wonorejo Memilih Bertahan di Rumah

16 Jan 2026

Bertahan dalam Banjir; dari Alasan Merawat Ternak hingga Menjaga Anggota Keluarga

16 Jan 2026

Yuk, Intip Tradisi Leluhur 'Nabung' Air Hujan yang Mulai Terlupakan

16 Jan 2026

Jateng Nol Desa Sangat Tertinggal, Kini Ribuan Berstatus Mandiri dan Maju!

16 Jan 2026

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: