BerandaHits
Minggu, 18 Jul 2020 09:54

Masyarakat Kota Salatiga Ikuti Tes Cepat Drive Thru gratis, Begini Alurnya!

Suasana rapid test drive thru. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Pelayanan rapid test secara drive thru memungkinkan masyarakat untuk melakukan tes secara kilat tanpa harus berkerumun dengan peserta yang lain. Hal inilah yang tampak di UKSW Salatiga pada Jumat (17/7). Bagaimana alurnya?

Inibaru.id - Sejumlah orang dengan mengendarai kendaraan pribadi tampak mengantre di depan Balairung Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga (UKSW). Bukannya pergi ke parkiran, masyarakat yang silih berganti datang ini rupanya berniat mengikuti rapid test secara drive thru yang digelar secara gratis.

Rapid test ini terselenggara atas kerjasama UKSW dengan Medcom.id dan Homecare24. Setidaknya 1.000 alat rapid test gratis disediakan untuk melayani warga pada Jumat hingga Sabtu (17-18/7).

Monica Lumban Gaol, co-founder Homecare24 mengatakan, masyarakat bisa mengakses rapid test gratis dengan cara mendaftar secara daring di aplikasi Homecare24.

“Masyarakat bisa men-download aplikasi Homecare24, registrasi, dan mendapat jadwal aplikasi, serta men-scan di petugas,” ungkap Monica.

Cukup scan barcode pendaftaran untuk mendapatkan layanan rapid test gratis. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Dengan tetap berada di atas kendaraan, masyarakat bisa dengan cepat mendapatkan pelayanan dari petugas. Cukup menunjukkan bukti pendaftaran berupa barcode dan menunjukkan KTP, masyarakat akan langsung diambil sampel darahnya.

Hasil rapid test kemudian akan dikirim ke aplikasi Homecare24 yang sudah terinstal di gawai masing-masing.

Salah satu peserta, Theresia Lukita P mengaku dirinya sengaja ikut rapid test untuk memastikan bahwa dirinya sehat.

"Untuk antisipasi karena sering keluar rumah dan nggak tau apa yang masuk ke tubuh kita. Semoga hasilnya-sehat-sehat saja,” ungkap mahasiswi UKSW ini.

Dengan metode drive thru, masyarakat nggak perlu berkerumun dengan peserta rapid test yang lainnya. Selesai tes, peserta bisa langsung pulang dan menunggu hasil pemeriksaan dari aplikasi. Hal ini bisa mengurangi kontak dengan peserta rapid test lain yang terus berdatangan.

Nggak perlu mengantre! (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Selain pelayanan rapid test secara drive thru, masyarakat yang datang tanpa kendaraan bisa mengikuti rapid test biasa dengan mengantre bersama peserta lain. Tentu saja peserta diminta untuk mencuci tangan dan menjaga jarak selama menunggu giliran.

Yoshua Mathius, mahasiswa UKSW yang baru saja selesai rapid test mengaku dirinya sengaja ikut acara tersebut untuk mengetahui keadaan dirinya.

“Jadi kesempatan dan tahu juga karena selama pandemi kami physical distancing juga, takutnya tanpa gejala atau gimana,” ungkap Yoshua.

Ada pula layanan rapid test biasa, eits tapi harus mengatre dengan tertib ya! (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Meski deg-degan, mahasiswa asal Biak, Papua, ini bersyukur berkesempatan ikut rapid test di kampusnya tersebut.

Nah kalau kamu sendiri merasa perlu ikut rapid test nggak nih, Millens? (Zulfa Anisah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: