BerandaHits
Jumat, 20 Jun 2019 11:12

Lima Jalur Pendakian Gunung Merbabu Kembali Dibuka

Jalur pendakian Gunung Merbabu via Selo, Boyolali kembali dibuka. (Priyadidanu)

Mulai Jumat (21/6/2019) besok, lima jalur pendakian Gunung Merbabu kembali dibuka. Kelima jalur pendakian itu telah diperbaiki sehingga lebih nyaman untuk dilewati.

Inibaru.id – Mulai Jumat (21/6/2019) besok, lima jalur pendakian Gunung Merbabu kembali dibuka setelah ditutup sejak 20 Mei lalu. Hal ini diungkap langsung Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Kepala Tata Usaha BTNGMb Johan Setyawan menyebut alasan utama penutupan selama satu bulan ini demi konservasi dan pemulihan jalur pendakian.

“Penutupan jalur pendakian Merbabu selama satu bulan demi pemeliharaan. Sebelum ini, jalur pendakian kondisinya cukup parah, licin, dan bisa membuat pendaki mengalami kecelakaan,” terang Johan seperti ditulis laman Antaranews, Rabu (19/6).

Jalur pendakian yang dibuka adalah Dukuh Genting (Boyolali), Desa Tarubatang (Boyolali), Kecamatan Selo (Boyolali), jalur dari Kopeng (Kabupaten Semarang), dan jalur dari Magelang.

Proses perbaikan jalur pendakian via Selo, Boyolali dilakukan petugas BTNGMb, komunitas pecinta alam, dan sukarelawan. Perbaikan ini berupa merapikan kembali jalur, pohon-pohon, ranting, selokan, dan lain-lain. Diharapkan, jalur nggak lagi mudah digenangi air atau licin sehingga lebih nyaman untuk dilewati.

“Petunjuk arah dan posisi juga sudah kami perbaiki sehingga bisa dijadikan pedoman bagi para pendaki,” lanjut Johan.

Di beberapa jalur pendakian yang terjal telah dipasang tangga atau alat bantu pijakan, khususnya pada tanjakan yang ekstrem dan licin. Jalur pendakian yang sempit sudah dilebarkan dan jalur yang terpotong aliran air juga sudah diberi jembatan.

“Khusus di jalur Thekelan, kami sudah buatkan jalur baru sepanjang 1,9 km,” terangnya.

Jalur baru juga dibuat di jalur pendakian Suwanting, Magelang. Pembuatan jalur baru ini dilakukan karena jalur sebelumnya mengalami longsor. Kini, jalur itu juga telah dipasang tali pengaman dan terap.

“Di jalur pendakian Wekas hanya dibersihkan dari rumput dan ranting. Lubang-lubang juga ditutup agar lebih aman untuk dilewati,” pungkasnya.

Tertarik untuk mendaki gunung setinggi 3.142 meter ini nggak, Millens? (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Lezatnya Mi Ayam Ceker Pak Kawit yang Melegenda di Pusat Kota Semarang

16 Jan 2026

Rupiah Masuk Daftar 5 Besar Mata Uang Terlemah di Dunia

16 Jan 2026

Kembali Didera Banjir, Warga Desa Wonorejo Memilih Bertahan di Rumah

16 Jan 2026

Bertahan dalam Banjir; dari Alasan Merawat Ternak hingga Menjaga Anggota Keluarga

16 Jan 2026

Yuk, Intip Tradisi Leluhur 'Nabung' Air Hujan yang Mulai Terlupakan

16 Jan 2026

Jateng Nol Desa Sangat Tertinggal, Kini Ribuan Berstatus Mandiri dan Maju!

16 Jan 2026

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: