BerandaHits
Selasa, 16 Mar 2026 04:35

Lestari Moerdijat: Empat Pilar Kebangsaan Adalah Kunci Akhiri Krisis Multidimensi

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI bersama Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat di Demak, Minggu (15/3). (Inibaru.id)

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa penguatan pemahaman Empat Pilar Kebangsaan merupakan kunci utama dalam mengakhiri krisis multidimensi dan membendung ancaman isu SARA yang merongrong keutuhan bangsa Indonesia saat ini.

Inibaru.id – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menegaskan bahwa pemahaman mendalam terhadap Empat Pilar Kebangsaan merupakan solusi utama dalam menghadapi krisis multidimensi yang tengah melanda Indonesia. Kurangnya penghargaan terhadap kemajemukan adalah salah satu penyebab isu ini lahir. Padahal, sebagaimana yang kita tahu bahwa bangsa ini merupakan penyatuan dari berbagai perbedaan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam agenda Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di hadapan masyarakat Demak, Minggu (15/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Lestari juga menyoroti maraknya penggunaan isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa. Dia menilai ada upaya sistematis untuk mengikis jati diri bangsa melalui doktrin yang tidak sejalan dengan kepribadian Indonesia.

"Saat ini hal lain yang kita hadapi juga adalah isu SARA,” ungkapnya. Dia menambahkan bahwa praktik intoleransi serta kekerasan yang mengatasnamakan identitas tertentu kian memperburuk situasi.

“Jika hal ini dibiarkan akan membahayakan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara,” tegas Lestari.

Kembali ke Konsensus Nasional

Lestari mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk kembali merefleksikan makna Bhinneka Tunggal Ika untuk menjaga persatuan bangsa. (Inibaru.id)

Sebagai langkah mitigasi, legislator dari Dapil II Jawa Tengah ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali memegang teguh empat konsensus dasar negara yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, keempat elemen ini adalah fondasi utama dalam membangun karakter bangsa (National Character Building) yang telah diwariskan oleh para pendiri negara.

Lestari juga mengajak masyarakat untuk merefleksikan kembali makna semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Baginya, kedaulatan tidak akan berarti tanpa adanya persatuan yang nyata di tengah ratusan suku bangsa dan perbedaan geografis yang ada.

Meski berbeda, Indonesia memiliki pengikat kuat berupa Pancasila dan Sumpah Pemuda. Keberagaman flora, fauna, hingga adat istiadat justru harus dipandang sebagai kekayaan bangsa yang patut disyukuri.

“Kita adalah bangsa yang religius, mandiri, toleransi, bersatu, tidak kenal menyerah, dan memiliki Pancasila dan UUD 1945,” pungkasnya sembari mengingatkan pentingnya menonjolkan karakter pokok bangsa di tengah arus perubahan zaman.

Sebagai penutup, Lestari Moerdijat mengingatkan bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia mulai dari suku, bahasa, hingga kekayaan alamnya adalah anugerah Tuhan yang harus dijaga dengan rasa syukur.

Dengan menjadikan Empat Pilar Kebangsaan sebagai kompas dalam kehidupan bermasyarakat, bangsa Indonesia diharapkan mampu tetap tegak berdiri menghadapi segala tantangan global dan internal. Dia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bangga pada jati diri sebagai bangsa yang religius dan toleran demi masa depan Indonesia yang lebih bersatu. (Administrator)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Jelang Musim Semi, Cek Jadwal Mekarnya Sakura di Korea Berikut

2 Mar 2026

Cerita Perantau yang Mengaku Nggak Harus Melakukan Mudik Lebaran Tahun Ini

2 Mar 2026

Selain Menghafal Qur'an, Santri Ponpes di Kauman Semarang Juga Belajar Jualan di Tiktok

2 Mar 2026

Diskon Tarif Tol 30 Persen dan 6 Ruas Fungsional Gratis pada Mudik Lebaran 2026

2 Mar 2026

Telur Mimi, Takjil Ikonik Kendal dengan Filosofi Dalam

2 Mar 2026

Wangi sih, tapi Amankah? Kupas Tuntas Mitos Semprot Parfum di Leher

2 Mar 2026

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: