BerandaHits
Minggu, 14 Mar 2026 19:15

Kunci Hadapi Krisis Multidimensi, Lestari Moerdijat: Mari Pahami Kembali Empat Pilar Kebangsaan

Acara sosialisasi Empat Pilar di Welahan, Jepara, Sabtu (14/3/2026). (Inibaru.id)

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyatakan bahwa implementasi nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan merupakan instrumen krusial untuk menjaga kedaulatan dan menghadapi krisis multidimensi saat memberikan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Welahan, Jepara, Sabtu (14/3/2026).

Inibaru.id - Dinamika global termasuk masuknya budaya asing yang lambat laun mencuri identitas bangsa memicu krisis multidimensi. Oleh karena itu, saat ini kita dituntut untuk menguatkan fondasi ideologi bangsa sebagai instrumen ketahanan nasional.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan merupakan solusi fundamental bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai krisis multidimensi yang terjadi saat ini. Hal tersebut disampaikannya dalam agenda Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Welahan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (14/3/2026).

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa ada dua faktor yang melatarbelakangi lahirnya krisis ini yaitu faktor internal dan eksternal. "Lunturnya penghargaan terhadap kemajemukan, pemahaman dan pengalaman nilai Pancasila dan ajaran agama yang sempit, dan terjadinya ketidakadilan dalam berbagai bidang adalah faktor internal," katanya.

Faktor eksternal, lanjut Lestari, meliputi globalisasi yang membawa persaingan antarbangsa, kuatnya pengaruh budaya asing, dan sarana teknologi yang masih kurang.

Kompleksnya masalah bangsa yang ada membuat pendalaman ideologi menjadi hal yang mendesak. Lestari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan refleksi mendalam dan kembali mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, keempat konsensus nasional tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi utama dalam pembangunan karakter bangsa (National Character Building).

Menurut Lestari, salah satu faktor penyebab krisis multidimensi adalah masuknya budaya asing yang tidak difilter. (Inibaru.id)

"Kita adalah bangsa yang religius, mandiri, toleransi, bersatu, tidak kenal menyerah, dan memiliki Pancasila serta UUD 1945," ujar legislator yang akrab disapa Rerie tersebut.

Dia menambahkan bahwa keberagaman suku bangsa dan kondisi geografis Indonesia yang dipisahkan oleh lautan harus dipandang sebagai kekayaan strategis. Keberagaman adat istiadat hingga kekayaan alam, lanjutnya, merupakan elemen pengikat yang kuat di bawah naungan Pancasila dan semangat Sumpah Pemuda.

Lestari menekankan bahwa kedaulatan negara tidak akan memiliki makna signifikan tanpa adanya persatuan yang nyata dari rakyatnya. Dengan kembali meneguhkan jati diri sebagai bangsa yang toleran dan bersatu, dia optimis Indonesia mampu melewati berbagai tantangan krisis ekonomi, sosial, maupun politik yang tengah terjadi.

"Nilai-nilai luhur bangsa itu sudah terbukti mampu menjadi tameng dari hantaman berbagai krisis," tambahnya.

Sebagai penutup, Lestari mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugerah kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Indonesia. Menurutnya, keragaman inilah yang membuat bangsa kita besar dan persatuan merupakan puncak tertinggi pemahaman Empat Pilar. (Administrator)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Jelang Musim Semi, Cek Jadwal Mekarnya Sakura di Korea Berikut

2 Mar 2026

Cerita Perantau yang Mengaku Nggak Harus Melakukan Mudik Lebaran Tahun Ini

2 Mar 2026

Selain Menghafal Qur'an, Santri Ponpes di Kauman Semarang Juga Belajar Jualan di Tiktok

2 Mar 2026

Diskon Tarif Tol 30 Persen dan 6 Ruas Fungsional Gratis pada Mudik Lebaran 2026

2 Mar 2026

Telur Mimi, Takjil Ikonik Kendal dengan Filosofi Dalam

2 Mar 2026

Wangi sih, tapi Amankah? Kupas Tuntas Mitos Semprot Parfum di Leher

2 Mar 2026

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: