BerandaHits
Minggu, 17 Jun 2023 16:37

Kesehatan Konsumen Air Minum Dalam Kemasan Harus Dipikirkan Perusahaan

Banyak perusahaan yang menggunakan botol kemasan ber-BPA. (Istimewa)

Perusahaan air minum dalam kemasan ditengarai hanya memikirkan bisnis dan nggak mengutamakan kesehatan konsumen. Buktinya, banyak yang masih menggunakan botol kemasan ber-BPA.

Inibaru.id - Kepala Center For Entrepreneurship, Tourism, Information, and Strategy Pascasarjana Universitas Sahid, Algooth Putranto, menyoroti kurangnya ketepatan media dalam melaporkan isu tentang Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) galon, terutama dari perspektif kesehatan dan lingkungan hidup.

Menurut Algooth, terdapat kekurangan liputan yang komprehensif mengenai risiko Bisfenol A (BPA) pada galon yang digunakan berulang kali. Misalnya, ketika regulator menyatakan bahwa BPA dalam galon polikarbonat aman jika memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), media seharusnya lebih aktif dalam mencari landasan untuk pernyataan tersebut.

"Ini perlu dilakukan karena di Eropa dan Amerika, sejak lama sudah ada peringatan dan bahkan larangan dari otoritas keamanan pangan atas kemasan pangan yang berisiko mengandung BPA," ucapnya, dikutip dari keterangan tertulisnya, Sabtu (17/6/2023).

Algooth berharap media dapat mengungkapkan nama produsen galon yang masih menggunakan kemasan polikarbonat yang mengandung BPA. Dalam konteks Undang-Undang No 40 Tahun 1999 tentang Pers, dia menambahkan bahwa media tidak perlu khawatir karena ini merupakan kepentingan publik berdasarkan Pasal 3 dan Pasal 6.

"Tentu harus diingat, ada hak jawab dan koreksi (pasal 1) yang harus dihormati media ketika ada pihak yang merasa perlu menggunakan hak tersebut," tegas Algooth.

Kebanyakan botol air minum mengandung BPA. (Istimewa)

Di sisi lain, Pakar Komunikasi Akhmad Edhy Aruman menjelaskan bahwa pasar air kemasan bermerek sedang mengalami persaingan ketat. Meskipun demikian, para pelaku industri nggak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga harus memprioritaskan aspek kesehatan dan lingkungan hidup.

"BPA memang bisa memperkuat kemasan plastik. Kalau plastik tak ada BPA kemasannya jadi lembek. Yang jadi masalah adalah adanya potensi peluruhan BPA pada galon polikarbonat yang bisa menimbulkan risiko kesehatan," ujar Edhy

Sebagai informasi, BPA adalah senyawa kimia yang dapat menyebabkan kanker, gangguan hormonal, dan kesuburan pada laki-laki dan perempuan, serta mengganggu perkembangan janin dan anak-anak. Bahan baku produksi galon yang digunakan berulang kali sering menggunakan senyawa tersebut, yang diketahui mudah terlepas dari kemasan galon dan berpotensi diminum oleh konsumen melebihi batas yang aman.

Selanjutnya, Edhy menekankan pentingnya perusahaan berkomunikasi aktif mengenai potensi bahaya BPA pada kemasan berbahan polikarbonat yang digunakan oleh banyak merek.

Semoga ya perusahaan nggak mengejar cuan semata dan mengesampingkan kesehatan konsumen. (Siti Zumrokhatun/E10)

Artikel ini telah terbit di Medcom dengan judul Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Diminta Kedepankan Kesehatan.

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: