BerandaHits
Rabu, 18 Okt 2022 18:57

Jurus-Jurus Terjitu agar Tidak Diremehkan Rekan Kerja di Kantor

Bekerja di kantor mengharuskan kamu berhadapan langsung dengan orang di tempat kerja. Butuh trik tertentu agar kamu yang nubie nggak diremehkan oleh teman sekantor. (Shutterstock)

Kamu yang baru kali pertama menginjakkan kaki di dunia kerja, perlu banget mengetahui ini agar nggak diremehkan rekan kerja di kantor. Penasaran?

Inibaru.id – Tempat kerja adalah belantara yang sesungguhnya. Yakinlah, status cum laude atau sederet nilai A di ijazah nggak akan banyak membantu saat berada di tempat kerja. Sekali orang melihatmu sebagai sosok yang nggak becus, selamanya rekan kerja akan menganggapmu demikian.

Di kampus mana pun, nggak akan ada mata kuliah kiat-kiat sukses untuk survive di perusahaan atau jurus terjitu agar diterima teman kantor pada hari pertama bekerja. Maka, kamu harus memikirkan sendiri gimana cara terbaik untuk menjelajahi belantara orang-orang berkerah tersebut.

Kamu yang bekerja di sektor informal atau sedikit saja berinteraksi dengan rekan kerja mungkin nggak terlalu memedulikannya. Namun, jika pekerjaan mengharuskanmu berhadapan langsung dengan orang-orang di tempat kerja, memikirkan cara agar kamu nggak dipandang sebelah mata adalah sebuah keniscayaan.

Kamu mungkin berpikir, bersikap baik atau menyapa rekan kerja saban pagi sudah cukup untuk membuat mereka mengapresiasi atau mendudukkanmu setara. Ingatlah, kamu seorang “junior” yang secara alami akan dipandang lebih rendah. Maka, kamu perlu melakukan lebih dari itu.

5 Jurus Terjitu

Menghargai diri sendiri dengan menerima kondisi kita apa adanya adalah langkah awal orang lain menghargai dan nggak meremehkan kita. (Shutterstock)

Di mana pun, seorang nubie bakal selalu diremehkan, termasuk di tempat kerja. Mungkin nggak semua orang akan meremehkanmu, tapi kamu tetap perlu berjaga-jaga. Ada lima jurus terjitu agar kamu nggak diremehkan rekan kerja di kantor. Apa saja?

1. Berpikir sebelum Berbicara

Orang Jawa bilang, ajining diri ono ing lati. Yap, harga diri kita terlihat dari cara kita bicara. Maka, berpikirlah sebelum berbicara. Rekan-rekan kita mungkin akan senang jika kita punya banyak cerita untuk diobrolkan. Namun, mengobral terlalu banyak omongan juga nggak baik.

Dengan berpikir sebelum berbicara, potensi keseleo lidah menjadi lebih kecil, nggak akan dianggap plin-pan, dan obrolan pun jadi lebih berisi. Cara ini akan membuatmu terkesan tegas, elegan, dan tampak bisa dipercaya, sehingga rekan kerja bakal sulit mengabaikanmu.

2. Tepat Waktu

Hack Spirit mengungkapkan, menepati waktu merupakan bentuk menghargai orang lain, selain sikap bertanggung jawab terhadap diri sendiri. Maka, lakukanlah kebiasaan ini, termasuk untuk urusan deadline kerjaan dan jam masuk kantor. Dengan sikap ini, kamu akan terlihat berharga di hadapan siapa pun.

3. Belajar dan Bertanya

Sebagai seorang pemula, pasti ada hal-hal yang nggak kamu ketahui. Maka, bertanya kepada rekan kerja bukanlah hal buruk. Namun, jangan menanyakan hal yang sama berulang-ulang karena kamu akan dianggap nggak memperhatikan.

Kamu bisa mencatat penjelasan yang diberikan rekanmu, lalu mempelajarinya lebih detail dengan mencari referensi dari pelbagai sumber. Dengan begitu, selanjutnya kamu bisa menjadi teman diskusi yang sebanding untuk rekanmu itu. Menarik, bukan?

4. Aktif, tapi Jangan Sok Tahu

Sebagai karyawan baru, kamu mungkin akan berusaha aktif mengerjakan tugasmu, termasuk bertanya, memberi saran, atau nimbrung obrolan rekan kerja. Pada level tertentu, sikap ini diperlukan. Namun, jika berlebihan, kamu justru akan dijauhi karena dianggap sok tahu.

5. Menghargai Diri Sendiri

Jauh sebelum berharap orang lain menghargaimu, kamu harus lebih dulu menghargai diri sendiri. How to Respect Myself menuliskan, cara terbaik untuk menghargai diri sendiri adalah dengan menerima kondisi kita apa adanya, termasuk menerima adanya ketakutan diremehkan rekan kerja.

Perasaan ini akan membuatmu lebih mengenali dirimu sendiri, sehingga kamu tahu gimana cara menempatkan dirimu di kantor.

Laiknya belantara, memang nggak semua rekan kerja bisa menjadi temanmu. Ada yang bisa menjadi sahabat, ada yang sekadar kolega. Di luar itu, tentu saja ada teman-teman toksik pengidap superiority complex yang memang sebaiknya kamu hindari. (Siti Khatijah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: