BerandaHits
Senin, 19 Nov 2017 18:04

Harmonisasi 6.000 Pemusik Angklung di Bandung

Saung Angklung Udjo turut meramaikan Hari Angklung Sedunia yang diselenggarakan di Bandung, Minggu (19/11). (Wikipedia)

Apa jadinya jika 6.000 pemain angklung bermusik bersama dalam satu gedung?

Inibaru.id – Tak kurang dari 6.000 pemain angklung turut meramaikan Hari Angklung Sedunia bertajuk "Angklung’s Day 2017". Dalam acara yang digelar di Gedung Sate, Bandung itu, lebih dari 150 sekolah di Jabar, mulai TK hingga SMA akan turut memainkan alat musik khas masyarakat Sunda itu.

Dilansir dari JPNN, Minggu (19/11/2017), sejak badan budaya PBB UNESCO menetapkan angklung sebagai warisan budaya asli dari Indonesia, proses regenerasi pemakaian angklung sebagai alat musik tradisional terus dipertahankan.

Turut hadir dalam ajang musik angklung akbar tersebut di antaranya Saung Angklung Udjo dan Keluarga Besar Bumi Siliwangi, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

Baca juga:
Panji, Cerita Lokal yang Dikenal Dunia
Penyembelihan Pengantin Bekakak dalam Pawai Saparan

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari mengatakan, tema besar dalam pesta angklumg tahun ini adalah “Karya Nyata Pemersatu Bangsa”. Ia berharap masyarakat mau membantu melestarikan alat musik tradisional khas Jawa Barat ini

"Angklung's Day 2017 digelar untuk memperingati Hari Angklung Dunia dari UNESCO pada 16 November 2010 sebagai salah satu warisan budaya dunia bukan benda. Ini menjadi acara ketujuh kali dan akan diselenggarakan Kabumi UPI semenjak tahun 2010," ujar Kenny.

Dengan mengajak para siswa sebagai peserta, Kenny berharap anak-anak muda dapat mengenal budaya bangsa. Setelah mengenal, lanjutnya, anak-anak muda itu ia harapkan dapat melestarikan budaya ini sehingga tak hilang digerus zaman.

Baca juga:
Tiga Adat Klasik Jawa dalam Pernikahan Kahiyang
Inilah Grand Master Baru Kita: Dewi Ardhiani Anastasia Citra

“Dulu, angklung memegang bagian penting dari aktivitas upacara tertentu, khususnya pada musim panen," urainya

Sementara itu, Menpar Arief Yahya mengaku memberikan apresiasi tertinggi atas perhelatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata masyarakat Jawa Barat dalam upaya memelihara dan mengembangkan seni angklung

"Angklung ini sudah menjadi budaya dan milik dunia. Masyarakat Jawa Barat mesti menjadi bagian paling depan untuk menjaga alat musik tersebut," kata Arief, sekaligus mengungkapkan bahwa perhelatan ini juga bakal menjadi daya tarik wisatawan mancanegara untuk datang berkunjung.

”Kami berharap kemolekan irama dan harmoni dari 6.000 manusia angklung Wonderful Indonesia dapat menggelitik rasa ingin tahu wisman untuk datang ke Indonesia," ujar Arief. (OS/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Lezatnya Mi Ayam Ceker Pak Kawit yang Melegenda di Pusat Kota Semarang

16 Jan 2026

Rupiah Masuk Daftar 5 Besar Mata Uang Terlemah di Dunia

16 Jan 2026

Kembali Didera Banjir, Warga Desa Wonorejo Memilih Bertahan di Rumah

16 Jan 2026

Bertahan dalam Banjir; dari Alasan Merawat Ternak hingga Menjaga Anggota Keluarga

16 Jan 2026

Yuk, Intip Tradisi Leluhur 'Nabung' Air Hujan yang Mulai Terlupakan

16 Jan 2026

Jateng Nol Desa Sangat Tertinggal, Kini Ribuan Berstatus Mandiri dan Maju!

16 Jan 2026

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: