BerandaHits
Minggu, 21 Okt 2017 12:14

Google Beri Rp 13,5 Juta Bagi Para Peretas yang Mampu Menembus Sistem Keamanannya

Peretas di Dunia Digital (The Next Web)

Demi memperbaiki keamanan layanan digitalnya, Google meminta peretas untuk mencari kelemahannya.

Inibaru.id - Mereka yang akrab dengan dunia digital tentu pernah mendengar aktivitas peretasan atau hacking. Cukup banyak perusahaan yang telah menjadi korban aktivitas para peretas ini sehingga kehilangan datanya atau sekadar kesulitan untuk membuka laman webnya.

Karena tidak ingin mengalami kesulitan akibat aktivitas peretasan ini, banyak perusahaan yang justru sengaja menggelar kontes yang diperuntukkan bagi peretas atau hacker untuk menemukan celah keamanan pada layanan digitalnya. Dengan melakukan hal ini, diharapkan sistem keamanan bisa menjadi lebih kuat dan tidak mudah ditembus oleh peretas yang tidak bertanggung jawab.

Google termasuk dalam perusahaan yang menggelar kontes ini. Perusahaan raksasa ini mengadakan program Bug Bounty yang ditujukan untuk memberi penghargaan bagi para peretas dan profesional keamanan lainnya yang mampu mendeteksi celah pada aplikasi Android.

Baca juga:
Perusahaan Juga Menjadi Sasaran Pembajakan Surel
Jangan Lengah, Pembajak Surel Masih Mengintai Anda

Program yang diadakan oleh Google Play Security Award dan HackerOne Inc ini menyediakan hadiah sebanyak US$ 1.000 atau sekitar Rp 13,5 Juta. Bagi para peretas yang bahkan mampu mengidentifikasi kelemahan pada aplikasi Android hingga mendetail, hadiah yang diberikan akan jauh lebih banyak.

“Inisiatif ini akan dimulai dengan aplikasi Google yang ada di Playstore.” Ujar Vineet Buch, Direktur Manajemen Produk untuk Google Play Apps & Games, sebagaimana dilansir dari Beritagar (20/10).

Beberapa aplikasi pihak ketiga yang bisa ditemukan di Google Play seperti Alibaba, Dropbox, Duolingo, Headspace, LINE, Snapchat, dan Tinder akan disertakan dalam program ini karena pengembangnya juga berkomitmen untuk memperbaiki bug atau celah pada aplikasinya.

Baca juga:
Google Sajikan Peta yang Lebih Bersih dan Cerah
Pesta Diskon pada Hari Jomblo

Jika anda tertarik untuk mengikutinya, ada beberapa aturan yang harus dipatuhi. Sebagai contoh, para peretas yang berhasil mengidentifikasi kelemahan aplikasi harus segera melaporkan hal ini ke pengembang agar bisa diatasi secara bersama-sama. Setelah berbagai celah ini bisa diatas, para peretas bisa meminta hadiah pada Google secara langsung.

Beberapa jenis celah yang ingin dihilangkan oleh Google adalah kode eksekusi yang memaksa pengguna untuk menginstall aplikasi atau memanipulasi para pengguna untuk transaksi penipuan. Tak hanya itu, beberapa aplikasi juga bisa mengarahkan penggunanya untuk tujuan penipuan. (AW/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: