BerandaHits
Jumat, 7 Agu 2025 11:01

Drama Korea 'Boys Over Flowers' Bikin Kang Nara Kabur dari Korea Utara

Kang Nara, pembelot dari Korea Utara. (Naver/김병권)

Pada 2014 lalu, Kang Nara menyeberangi Sungai Amnok demi meninggalkan Korea Utara. Keputusan membelot dari tanah kelahirannya salah satunya disebabkan oleh drama Korea 'Boys Over Flowers'. Kok, bisa?

Inibaru.id – Sebuah drama Korea populer ternyata bisa jadi pemicu perubahan besar dalam hidup seseorang. Hal inilah yang dialami oleh Kang Nara, seorang perempuan muda asal Korea Utara yang kini dikenal luas sebagai YouTuber, aktris, sekaligus aktivis hak asasi manusia.

Semua bermula dari kenekatannya menonton Boys Over Flowers secara diam-diam bersama teman-temannya. Drama itu menginspirasi Kang untuk mengekspresikan diri khas remaja seusianya, yaitu dengan memotong rambutnya dengan gaya poni lurus, hingga memakai rok pendek. Sayangnya, hal ini membuatnya terkena masalah besar.

Penampilannya yang nggak biasa bagi warga Korea Utara itu justru membuatnya dipermalukan di depan seluruh sekolah. Ia harus naik ke panggung dan mengakui “kesalahan” dalam sesi kritik diri, yang lazim dilakukan di Korea Utara untuk menghukum perilaku orang-orang yang dianggap menyimpang.

Meski dia mampu menempuh pendidikan di level perguruan tinggi, tepatnya di Universitas Seni Chongjin dan bercita-cita menjadi anggota Eunhasu Orchestra, sejenis girl group di Korea Utara, kejadian nggak mengenakkan itu terlanjur membekas di kepala Kang. Dia pun bertekad untuk pergi dari negara yang baginya mengekang warganya agar nggak bisa mengekspresikan diri.

Pada 2014, ia memutuskan untuk menyusul ibunya yang lebih dulu melarikan diri dari Korea Utara. Meski tak bisa berenang, ia nekat menyeberangi Sungai Amnok (yang dikenal juga sebagai Sungai Yalu) demi mencari kebebasan menuju perbatasan Tiongkok.

Kang Nara kini aktif menyuarakan masalah kebebasan berekspresi di Korea Utara. (Naver/김병권)

Kini, Kang telah menemukan panggung baru, bukan untuk menyanyi seperti impiannya semula, tapi untuk menyuarakan kenyataan yang jarang terdengar, yaitu kehidupan di balik tirai besi Korea Utara. Sejak 2021, ia aktif berkeliling ke kampus dan barak militer di Korea Selatan untuk berbagi cerita soal buruknya kebebasan berekspresi di tanah kelahirannya.

Yang menarik, sejak tahun lalu, Kang juga mulai belajar bahasa Inggris lewat organisasi non-profit Freedom Speakers International yang dikenal kerap membantu para pembelot Korea Utara. Dalam waktu kurang dari setahun, ia sudah mampu menyampaikan kisah hidupnya dalam bahasa Inggris kepada wisatawan asing di Seoul. Tujuannya? Biar bisa tampil di TED Talk dan menjangkau lebih banyak telinga di seluruh dunia.

Selain aktif mengisi seminar, Kang juga dikenal lewat kanal YouTube-nya 놀새나라TV yang kini punya lebih dari 350 ribu pengikut. Kontennya beragam, mulai dari tips makeup ala tentara perempuan Korea Utara, hingga review makanan ringan khas Pyongyang.

“Dulu, bermimpi saja terasa tak ada gunanya,” ungkap Kang. “Sekarang, aku bebas untuk bermimpi sebesar mungkin, dan aku tidak akan menyia-nyiakan kebebasan ini,” ucap Kang sebagaimana dinukil dari Naver, Sabtu (26/7/2025).

Kisah cerita Kang Nara yang kabur dari Korea Utara ini cukup menarik, ya? Jadi penasaran juga seperti apa konten-konten di YouTube-nya. Pasti unik banget, Gez! (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: