BerandaHits
Minggu, 8 Jun 2024 19:40

Denda Rp500 Ribu, Jangan Pasang Pelat Nomor Kendaraan Bikinan Pedagang!

Pembuat pelat nomor di pinggir jalan. (Progres.id/Viva)

Banyak orang memakai pelat nomor kendaraan dari jasa pembuat pelat nomor di pinggir jalan. Padahal, pelat nomor tersebut dianggap nggak sah dan pemilik kendaraan bisa disanksi dengan hukuman yang cukup berat, lo!

Inibaru.id – Sesuai dengan aturan, kendaraan bermotor harus dilengkapi dengan tanda nomor kendaraan bermotor atau TNKB. Kita sih lebih mengenalnya dengan pelat nomor ya, Millens. Kita bisa mendapatkan pelat nomornya di Samsat terdekat. Tapi, kadangkala ada yang memilih untuk memasang pelat nomor bikinan pedagang di motornya?

Kok begitu? Hal ini disebabkan oleh kondisi pelat nomor keluaran Samsat yang dianggap kurang cakep. Apalagi, pas warna dasarnya masih hitam, terkadang cat putih yang menunjukkan angka dan huruf tidak rata. Selain itu, dalam beberapa kasus, pelat nomor rusak, patah, atau bahkan hilang. Agar tetap bisa memasang pelat nomor di kendaraan, mau nggak mau kita minta tolong dibikinin oleh pedagang pelat nomor, deh.

“Memang banyak pedagang atau pembuat pelat nomor di pinggir jalan. Mereka bebas beroperasi dan pelanggannya banyak. Kebanyakan yang memesan adalah pemilik kendaraan yang pelat nomornya hilang atau rusak. Apalagi, desain pelat nomornya mudah dibuat dengan cepat,” ungkap pemerhati masalah hukum serta transportasi Indonesia, Budiyanto sebagamana dinukil dari Kompas, Kamis (6/6/2024).

Meski terkesan sebagai hal yang solutif, nyatanya menurut aturan yang berlaku, penggunaan pelat nomor bikinan pedagang pelat termasuk dalam pelanggaran, Millens. Memang, kode nomor dan juga tahun kedaluwarsa pelat nomor tersebut bakal sama saja. Tapi, ini tetap dianggap ilegal. Pelat nomor asli adalah yang dikeluarkan oleh Samsat.

Pelat nomor buatan pedagang pelat dianggap sebagai pelat nomor palsu dan nggak sah. (Jasapembuatanplatmotordanmobil.wordpress)

Kalau kamu nekat memasang pelat nomor selain dari Samsat, bisa kena sanksi, lo. Dendanya juga cukup mahal lo jika dibandingkan dengan biaya mengurus pelat nomor baru di tempat resmi yaitu Samsat.

“Masalahnya, pelat nomor tersebut dianggap palsu dan tidak sah oleh polisi. Kalau sudah begitu, pengendara dianggap melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, tepatnya Pasal 280. Ancaman hukumannya adalah pidana kurungan 2 bulan atau denda Rp500 ribu,” lanjut laki-laki yang pernah menjabat sebagai Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya tersebut.

Yang lebih mengerikan, kalau STNK kendaraan yang memakai pelat nomor bermasalah itu juga palsu, ancaman hukumannya lebih parah karena dianggap melanggar Pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Ancaman hukumannya adalah pidana penjara paling lama 6 tahun.

Duh-duh, cukup mengerikan juga ya ancaman hukuman bagi pengguna pelat nomor kendaraan palsu yang dibeli dari pedagang pelat nomor pinggir jalan. Daripada kena masalah, sebaiknya pakai pelat nomor buatan Samsat saja deh. Setuju, Millens? (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: