BerandaHits
Senin, 1 Mar 2026 13:01

Dampak Eskalasi Konflik di Timur Tengah terhadap Perjalanan Umrah Indonesia

Ledakan masif dalam serangan AS ke Iran pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat. Eskalasi konflik di Timur Tengah membuat perjalanan umrah dari Indonesia terdampak. (Mehr News via Thebulletin)

Meski belum berdampak serius, eskalasi konflik baru di Timur Tengah berpotensi mengganggu perjalanan umrah Indonesia, mengingat sejumlah negara transit telah memutuskan untuk menutup ruang udara mereka.

Inibaru.id - Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi menyebutkan bahwa perang Iran dan Israel sejauh ini belum memberikan dampak terhadap penerbangan yang membawa jemaah umrah dari Indonesia ke Saudi.

“Alhamdulillah, sampai saaat ini belum terdengar anggota (travel umrah) dari Sapuhi yang penerbangannya dibatalkan,” ujar Syam dalam keterangan pers, Sabtu (28/2/2026). "Namun, kami mendengar adanya pembatalan penerbangan oleh Scoot Airlines, maskapai asal Singapura."

Dia berharap nggak ada maskapai lain yang membatalkan penerbangan pembawa jemaah umrah asal Tanah Air. Menurutnya, rute penerbangan dari Indonesia menuju Saudi relatif jauh dari zona perang, seperti melalui Bahrain, Qatar, dan Abu Dhabi.

Perlu diketahui, sejauh ini sebanyak enam penerbangan Singapore Airlines (SIA) dan Scoot Airlines yang juga dioperasikan SIA ke Timur Tengah telah dibatalkan untuk perjalanan Sabtu (28/2) dan Minggu (1/3). Pembatalan dilakukan pascaserangan AS dan Israel ke Iran.

Dua penerbangan, yakni Scoot-TR596 (Singapura-Jeddah) dan TR597 (Jeddah-Singapura) resmi dibatalkan. SIA mengatakan akan terus memantau situasi di Timur Tengah dengan saksama dan akan menyesuaikan rute penerbangan sesuai kebutuhan, sebagaimana ditulis Business Times, Sabtu (28/2).

Setali tiga uang, Kedutaan Besar Singapura untuk Timur Tengah juga telah menyarankan kepada warga Singapura yang berada di wilayah tersebut untuk berhati-hati dan terus mengikuti perkembangan regional di tengah meningkatnya konflik Iran-Israel.

Konflik Baru di Timur Tengah

Perlu kamu tahu, serangan terhadap Iran pada Sabtu telah menyeret Timur Tengah ke dalam konflik baru. Presiden AS Donald Trump mengklaim, operasi ini akan mengakhiri ancaman keamanan terhadap AS dan memberi rakyat Iran kesempatan untuk menggulingkan para pemimpin mereka.

Selain maskapai Singapura, kantor berita Malaysia Bernama juga melaporkan bahwa dua penerbangan Malaysia Airlines dari Kuala Lumpur ke Timur Tengah pada Sabtu (28/2) setelah ada pemberitahuan di tengah penerbangan mengenai peningkatan risiko wilayah udara.

Penerbangan MH160 yang sebelumnya menuju Doha kembali ke Kuala Lumpur, sedangkan MH156 yang menuju Jeddah dialihkan ke Chennai, India. Kedua penerbangan tersebut telah kembali dengan selamat ke Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

Ilustrasi: Eskalasi konflik baru di Timur Tengah yang diinisiasi oleh serangan AS dan Israel ke Iran berdampak terhadap perjalanan umrah dari Indonesia. (Garuda Indonesia)

Dikutip dari The Straits Times, MH156 lepas landas dari KLIA pada Jumat (27/2) sekitar pukul 19.13 dialihkan untuk mendarat di Chennai sebelum akhirnya kembali mendarat kembali ke KLIA pada Sabtu (28/2) sekitar pukul 08.47 waktu setempat.

“Penumpang yang terdampak dibantu dengan pengaturan penerbangan alternatif dan akomodasi hotel jika diperlukan,” tulis Malaysia Airlines.

Gangguan penerbangan Malaysia Airlines ini terjadi menjelang serangan pendahuluan yang dilancarkan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2). Selain mereka, sejumlah maskapai internasional juga tercatat membatalkan atau mengalihkan penerbangan ke Timur Tengah, termasuk Emirates, Turkish Airlines, Lufthansa, dan KLM.

Batalkan atau Alihkan Penerbangan 

Peta penerbangan menunjukkan wilayah udara di atas Iran hampir kosong ketika Israel menyatakan telah menyerang Iran dan militer AS memulai serangkaian serangan terhadap target di negara tersebut. Iran kemudian membalas dengan rentetan rudal.

Sejumlah negara Teluk seperti Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA) dikabarkan telah mengambil langkah antisipatif dengan membatasi atau menutup sementara ruang udaranya demi alasan keamanan penerbangan. Hal ini tentu saja berdampak pada operasional maskapai berbasis di kawasan, termasuk penerbangan transit.

Penutupan itu tentu saja berdampak pada penerbangan umrah Tanah Air yang menjadikan wilayah itu sebagai bandara transit dari menjadi jalur utama Indonesia-Saudi. Untuk diketahui, Doha dan Dubai selama ini menjadi hub penting penerbangan internasional dari Jeddah dan Madinah, termasuk untuk menuju Indonesia.

Natria Baskoro, salah seorang jemaah umrah asal Indonesia yang saat ini tengah berada di Madinah mengaku belum memperoleh informasi lanjutan terkait jadwal kepulangannya ke Tanah Air, sebagaimana dikutip dari Republika, Sabtu (28/2).

Jemaah berusia 37 tahun itu dijadwalkan bakal kembali ke Indonesia pada hari ini, Minggu (3/1) menggunakan maskapai Qatar Airways yang bakal transit di Doha. Meski begitu, dia mengabarkan bahwa situasi di Madinah saat ini cukup kondusif.

"(Eskalasi konflik di Timur Tengah) tentu membuat sebagian jemaah khawatir. Namun, semoga tidak berdampak langsung. Semoga semua orang dilindungi Allah SWT," tutupnya.

Semoga dampak eskalasi konflik di Timur Tengah nggak terus meluas dan perang segera reda. Para jemaah yang tengah menjalankan ibadah umrah, semoga senantiasa dalam lindungan yang Maha Kuasa! Amin. (Siti Khatijah/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: