BerandaHits
Rabu, 14 Apr 2026 10:01

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

Suasana pembukaan Rakernas Forbasi di salah satu hotel Kota Semarang. (Inibaru.id/ Sundara)

Rakernas Forbasi di Semarang menjadi langkah konsolidasi untuk memperkuat organisasi dan menyamakan arah program di seluruh daerah.

Inibaru.id - Penguatan struktur organisasi menjadi salah satu fokus utama Forum Baris Indonesia (Forbasi) dalam pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana yang digelar di Kota Semarang, akhir pekan lalu. Agenda ini dipandang sebagai langkah awal menata arah organisasi secara lebih sistematis di tingkat nasional.

Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan uji lisensi calon juri dan pelatih tersebut menjadi bagian dari upaya Forbasi membangun standar kompetensi yang seragam di seluruh daerah.

Ketua Umum Forbasi, Fajar Arif Budiman menyampaikan bahwa konsolidasi organisasi menjadi kebutuhan penting, seiring dengan pertumbuhan cepat keanggotaan dalam dua tahun terakhir.

"Rakernas ini kami arahkan untuk konsolidasi organisasi, agar langkah di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota bisa lebih seragam dan terstruktur," ucapnya kepada Inibaru.id, Sabtu (11/4).

Fajar menjelaskan, dalam dua tahun terakhir, perkembangan Forbasi cukup signifikan dengan terbentuknya 22 pengurus provinsi di seluruh Indonesia. Selain itu, telah terbentuk hampir 300 pengurus cabang serta sekitar 1.100 klub yang tergabung dalam organisasi tersebut.

"Dengan jumlah penggiat yang terdaftar di basis data kami sekitar 12.500 orang secara nasional," tuturnya dengan bangga.

Menurutnya, Rakernas tersebut difokuskan untuk menyatukan langkah organisasi agar lebih terstruktur dari tingkat pusat hingga daerah. Sebagai organisasi yang masih berkembang, Forbasi berupaya memastikan seluruh program berjalan secara merata dari Sabang hingga Merauke.

Fajar menambahkan bahwa Forbasi berperan sebagai induk olahraga baris-berbaris yang mencakup pembinaan, rekrutmen pembaris, juri, hingga pelatih. Organisasi ini juga mendorong peningkatan kapasitas penggiat serta penyelenggaraan kompetisi di berbagai level, mulai dari kabupaten/ kota hingga nasional.

Dia juga berharap agar baris-berbaris dapat menjadi cabang olahraga yang masuk dalam kategori prestasi. Sedikit informasi, saat ini salah satu tantangan yang dihadapi anggota adalah perbedaan aturan baris-berbaris di setiap negara.

"Di seluruh dunia, baris-berbaris itu ada dan dipertandingkan, tetapi aturannya berbeda-beda antarnegara. Untuk satu hingga dua tahun ke depan, kami fokus pada konsolidasi internal dan penguatan koordinasi di bawah KORMI," paparnya.

Disisi lain, Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Jawa Tengah (Jateng) Edi Purwanto menilai, kehadiran Forbasi sebagai salah satu induk olahraga baru di bawah KORMI Jateng jadi perkembangan yang cukup pesat meski baru bergabung sekitar satu tahun.

"Dalam waktu singkat Forbasi sudah berkembang hingga terbentuk di 22 kabupaten dan kota. Semoga pada 2026 ini bisa tuntas di 35 wilayah, sehingga program pemasyarakatan dan pembudayaan olahraga masyarakat bisa segera tercapai," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Forbasi Kota Semarang Abdul Majid berharap, semoga rakernas perdana ini dapat menghasilkan keputusan yang membawa dampak nyata bagi perkembangan organisasi. Pihaknya telah berupaya melakukan berbagai hal untuk kemajuan organisasi.

"Harapan kami, Rakernas (Forbasi) ini mampu menghasilkan keputusan yang berdampak nyata bagi kemajuan Forbasi dan pelatih baris-berbaris nasional," tandasnya.

Dengan Rakernas itu diharapkan target dan tujuan Forbasi bisa lebih mudah tercapai ke depannya, terutama dalam memperkuat organisasi serta pengembangan di daerah. Kamu tertarik dengan olahraga masyarakat yang satu ini nggak, Gez? (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Rahasia Matematika di Balik Motif Batik, dari Simetri hingga Pola Fibonacci

16 Mei 2026

ARTOTEL Gajahmada Semarang Hadirkan Pameran Seni Kontemporer “Episentrum”

16 Mei 2026

Nyandhang Tradisi untuk Menjaga Ingatan Batik Kudus

18 Mei 2026

9 WNI dalam Misi Kemanusiaan ke Gaza Dicegat Israel, Ada Wartawan Media Nasional

19 Mei 2026

Margin Kian Tipis, Banyak Seller Mulai Tinggalkan Marketplace

20 Mei 2026

SMA Negeri 1 Kemalang Resmi Berdiri, Anak Lereng Merapi Tak Perlu Sekolah Jauh Lagi

20 Mei 2026

Jateng Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Media Lokal di Era Digital

21 Mei 2026

Di Tengah Gempuran AI dan Buzzer, Media Lokal Diajak Kembali ke Jurnalisme Publik

22 Mei 2026

Jejak Panjang Pecel, Lotek, dan Gado-Gado: Saat Salad Nusantara Punya Cerita Peradaban

22 Mei 2026

BI Jateng Ingatkan Bahaya Penipuan Digital di Tengah Tren Transaksi QRIS

23 Mei 2026

Belajar dari Estonia, China, dan Singapura dalam Membangun Infrastruktur Digital

23 Mei 2026

Walkot Semarang Resmi Luncurkan LOFF 2026, Perkuat Ekosistem Perfilman Kreatif

24 Mei 2026

Peluang “Godzilla El Nino” 2026 di Indonesia Relatif Kecil, Ini Kata BRIN

25 Mei 2026

Jadi Wisudawan Terbaik UNRIYO, Pemuda Asal Semarang Ini Ingin Ciptakan Banyak Peluang Kerja

25 Mei 2026

Sebelum Nasi Mendominasi, Leluhur Kita Sudah Diversifikasi Pangan Sejak Dulu

26 Mei 2026

5 Tradisi Iduladha di Indonesia yang Unik, Sarat Makna, dan Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

28 Mei 2026

Congklak, Permainan Tradisional Tertua yang Kini Mulai Dilupakan

29 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: