BerandaHits
Rabu, 14 Apr 2026 06:01

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

Petugas Dishub Kota Semarang sedang melakukan survei lokasi pemasangan portal untuk membatasi akses masuk ke kawasan Silayur. (Inibaru.id/ Sundara)

Dishub Kota Semarang berencana memasang portal di dua titik kawasan Silayur sebagai langkah jangka pendek untuk membatasi truk tronton yang melanggar jam operasional.

Inibaru.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang memastikan tidak akan tinggal diam menyusul insiden truk terguling di Turunan Silayur, Ngaliyan, Kota Semarang, pada akhir pekan lalu. Mereka sedang menyiapkan langkah konkret untuk mencegah truk-truk tronton yang masih nekat melintas di luar jam operasional.

Kepala Dishub Kota Semarang Danang Kurniawan menilai, pola pengawasan dengan pos jaga dan petugas di lapangan belum cukup efektif untuk menekan pelanggaran truk tronton di kawasan Silayur. Insiden kecelakaan kemarin, menurutnya, menjadi bukti bahwa pengawasan berbasis manusia memiliki keterbatasan.

"Kami sudah melakukan evaluasi atas insiden kecelakaan kemarin. Karena kawasan Silayur merupakan jalan kelas II dengan adanya aktivitas industri dan pergudangan, salah satu upaya pembatasan jangka pendek yang kami lakukan adalah pemasangan portal," ucap Danang kepada Inibaru.id, Sabtu (11/4).

Danang menjelaskan, hasil survei Dishub bersama Satlantas Polrestabes Semarang mengerucut pada dua titik yang dinilai paling ideal untuk pemasangan portal. Titik pertama berada di ujung utara Jalan Prof. Hamka atau di depan Pasar Jrakah, sedangkan titik kedua di depan Kantor Direktorat Sabhara Polda Jateng.

"Batas ketinggian yang direncanakan sekitar 3,4 meter, masih aman untuk dilewati bus Trans Semarang," ungkap Danang. "Namun, portal ini tidak akan permanen, bisa dibuka-tutup sesuai jam operasional, yaitu pukul 23.00-05.00 WIB."

Selama ini, Dishub bersama pihak kawasan BSB mengaku sudah berupaya maksimal mencegah truk tronton melintas di luar jam operasional. Namun, di lapangan, pelanggaran masih kerap terjadi dengan alasan sopir mengejar jadwal bongkar muat hingga keberangkatan kapal.

Lebih lanjut, Danang juga membeberkan, pihaknya telah mengantongi sejumlah bukti pelanggaran, baik dari surat tilang maupun rekaman video yang menunjukkan masih banyaknya truk tronton yang melanggar aturan. Pemasangan portal diharapkan menjadi penguat pengawasan agar pelanggaran bisa ditekan lebih jauh.

"Teman-teman DPU yang akan menyiapkan desainnya. Ini komitmen bersama dan semoga bisa segera direalisasikan dalam waktu dekat," paparnya.

Selain pemasangan portal, Danang menyebut Dishub juga berkoordinasi dengan DPU untuk melakukan pelebaran tikungan setelah Perumahan Puri. Upaya ini diambil untuk mengurangi potensi kemacetan sekaligus menekan beban pengereman kendaraan di jalur tersebut.

"Setelah portal dipasang, kami juga akan pasang CCTV agar monitoring di lokasi tidak harus dilakukan setiap hari. Namun, pada tahap awal tetap ada petugas untuk sosialisasi kepada pengguna jalan," jelasnya.

KBO Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Sujid Riyanto menyatakan, sepakat dengan rencana pemasangan portal sebagai upaya menekan pelanggaran truk tronton yang kerap melintas di luar jam operasional. Dia menegaskan, pihaknya tetap akan melakukan penindakan tegas di lapangan.

"Penyebab kecelakaan kemarin masih dalam proses penyelidikan. Dugaan terkait fungsi rem dan faktor teknis lainnya masih didalami oleh Unit Gakkum Polrestabes Semarang," tandasnya.

Upaya pemasangan portal dan pengawasan yang lebih ketat di kawasan Silayur diharapkan bisa berjalan efektif untuk menekan pelanggaran truk tronton dan insiden kecelakaan ya Gez! (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Rahasia Matematika di Balik Motif Batik, dari Simetri hingga Pola Fibonacci

16 Mei 2026

ARTOTEL Gajahmada Semarang Hadirkan Pameran Seni Kontemporer “Episentrum”

16 Mei 2026

Nyandhang Tradisi untuk Menjaga Ingatan Batik Kudus

18 Mei 2026

9 WNI dalam Misi Kemanusiaan ke Gaza Dicegat Israel, Ada Wartawan Media Nasional

19 Mei 2026

Margin Kian Tipis, Banyak Seller Mulai Tinggalkan Marketplace

20 Mei 2026

SMA Negeri 1 Kemalang Resmi Berdiri, Anak Lereng Merapi Tak Perlu Sekolah Jauh Lagi

20 Mei 2026

Jateng Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Media Lokal di Era Digital

21 Mei 2026

Di Tengah Gempuran AI dan Buzzer, Media Lokal Diajak Kembali ke Jurnalisme Publik

22 Mei 2026

Jejak Panjang Pecel, Lotek, dan Gado-Gado: Saat Salad Nusantara Punya Cerita Peradaban

22 Mei 2026

BI Jateng Ingatkan Bahaya Penipuan Digital di Tengah Tren Transaksi QRIS

23 Mei 2026

Belajar dari Estonia, China, dan Singapura dalam Membangun Infrastruktur Digital

23 Mei 2026

Walkot Semarang Resmi Luncurkan LOFF 2026, Perkuat Ekosistem Perfilman Kreatif

24 Mei 2026

Peluang “Godzilla El Nino” 2026 di Indonesia Relatif Kecil, Ini Kata BRIN

25 Mei 2026

Jadi Wisudawan Terbaik UNRIYO, Pemuda Asal Semarang Ini Ingin Ciptakan Banyak Peluang Kerja

25 Mei 2026

Sebelum Nasi Mendominasi, Leluhur Kita Sudah Diversifikasi Pangan Sejak Dulu

26 Mei 2026

5 Tradisi Iduladha di Indonesia yang Unik, Sarat Makna, dan Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

28 Mei 2026

Congklak, Permainan Tradisional Tertua yang Kini Mulai Dilupakan

29 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: