BerandaHits
Minggu, 8 Feb 2025 08:14

Cuaca Ekstrem Sepekan Terakhir, Banjir di Demak Meluas hingga Tiga Kecamatan

Rumah di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak terendam banjir. (Inibaru.id/ Sekarwati)

Cuaca eksterem yang mengakibatkan tiga kecamatan di Kabupaten Demak terendam banjir. Terdapat ribuan warga yang terdampak dan membutuhkan bantuan.

Inibaru.id – Banjir di Kabupaten Demak telah meluas hingga tiga kecamatan, antara lain Kecamatan Sayung, Bonang, dan Karangtengah. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak pada 7 Februari 2025, total desa yang terdampak sebanyak 16 desa.

Cuaca ekstrem yang melanda selama beberapa sepekan terakhir ini telah merendam 4.508 rumah, tujuh perkantoran, 37 sekolah, 48 tempat ibadah, dan satu pasar tradisional. Selain itu, lahan pertanian seluas 415 hektare dipastikan gagal panen karena bencana ini.

Menurut data infografis BPBD Demak, kronologis banjir bermula dari intensitas curah hujan yang tinggi sejak 18 Januari lalu.

Kondisi drainase buruk dan beberapa sungai mengalami sedimentasi tinggi, sehingga air meluap hingga menggenangi permukiman warga.

Akses Jalan Lumpuh

Hingga saat ini, banjir belum juga menunjukkan tanda-tanda akan surut. Sejumlah akses jalan telah lumpuh total, termasuk jalur alternatif Semarang-Demak yang melewati Desa Kalisari menuju Genuk Pamongan Semarang. Ketinggian banjir di area tersebut antara 20-40 sentimeter terbentang sepanjang dua kilometer.

Sebanyak 14.302 KK atau 53.489 jiwa diperkirakan telah terkena dampak banjir. Saat ini pemerintah daerah sedang berupaya memberikan bantuan dan penanganan banjir di wilayah terdampak.

Warga terdampak banjir di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Demak masih bertahan di rumahnya. (Inibaru.id/ Sekarwati)

Plt BPBD Demak Haris Wahyudi Ridwan mengatakan, pihaknya telah mengerahkan beberapa pompa air ke beberapa titik, di antaranya satu unit di depan SDN 1 Sayung, empat unit di depan Balai Desa Sayung, dan satu unit di Dukuh Ngepreh, Desa Sayung.

Selain itu, satu unit pompa juga dipasang di Desa Sayung Kidul, dua unit di Kalipenceng Desa Kalisari, satu unit di sungai Pendilan, satu unit di Desa Prampelan, dan satu unit di Perempatan Onggorawe Desa Loireng.

“Kebutuhan mendesak di antaranya pompa air, pembuatan sabuk desa, karung zak, normalisasi sungai dan drainase, maupun sembako,” terang Haris dalam rilis resmi yang diterima Inibaru.id pekan ini.

Beberapa Titik Pengungsian

Haris menuturkan, BPBD Demak juga menyediakan beberapa titik pengungsian. Saat ini sudah ada 199 jiwa atau 67 KK warga yang mengungsi. Lokasi pengungsian berada di Balai Desa Prampelan, Balai Desa Batu, dan musala Desa Batu.

“Desa Prampelan Kecamatan Sayung ada 55 KK atau 146 jiwa mengungsi di balai desa, Desa Batu Kecamatan Karangtengah ada 5 KK atau 15 jiwa di balaidesa, dan 12 KK atau 38 jiwa di musala,” terangnya.

Sementara, sebagian warga terdampak masih memilih bertahan di rumah masing-masing. Mereka mulai kesulitan makanan dan air bersih dan mengharapkan bantuan. Salah satunya Asib, warga Desa Sayung yang saat ini mengaku hanya bisa mengandalkan sisa logistik yang masih ada.

Dia berharap pemerintah daerah segera membentuk dapur umum di wilayah tersebut, karena masih banyak warga yang berada di lokasi banjir dan belum memutuskan untuk mengungsi.

“Semoga pemerintah segera memberikan bantuan, karena aktivitas susah, jalan sudah terendam semua,” harapnya. (Sekarwati/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: