BerandaHits
Sabtu, 14 Jul 2023 17:00

Bolehkah Sengaja Salat Isya setelah Tengah Malam?

Ilustrasi: Salat Isya. (Productive Muslim)

Waktu isya adalah malam hari. Namun, bolehkah sengaja Salat Isya setelah tengah malam atau bahkan hingga menjelang subuh?

Inibaru.id – Karena ketiduran atau masih disibukkan dengan banyak hal, banyak orang yang baru bisa melakukan Salat Isya selepas tengah malam atau dini hari. Mereka menunaikannya karena berpikir bahwa waktu Isya cukup panjang, yaitu hingga menjelang Subuh. Namun, benarkah begitu?

Banyak orang berpikir bahwa Salat Isya sebaiknya dilakukan sebelum hari berganti. Nah, biar nggak bingung, sebaiknya kamu mencari informasi terkait hal tersebut ke ustaz atau guru yang paham tentang ini, ya!

Sebagai pembanding, kamu mungkin bisa menonton video yang diunggah di kanal YouTube milik Ustaz Adi Hidayat dengan judul Batas Waktu Sholat Isya. Dalam video tersebut, Adi Hidayat menyebut batas waktu salat Isya adalah selesainya malam.

“Batasnya salat Isya itu malam. Kalau malamnya berakhir ya selesai Isya-nya,” ucapnya dalam video yang diunggah pada 22 Agustus 2017 tersebut.

Definisi Malam dalam Al-Qur'an

Sebaiknya salat isya nggak dilakukan setelah tengah malam. (Madaninews)

Lantas, apa yang dimaksud dengan malam? Adi Hidayat pun memberikan penjelasan terkait perhitungan malam dalam Al-Qur'an. Di situ tertulis, malam dibagi menjadi dua, yaitu ila lail atau muqadiimatul lail yang bisa diartikan sebagai awal malam dan lail yang berarti malam setelahnya.

“Waktu Isya itu dikerjakan pada lail. Jeda waktu menuju malam itu disebut Magrib, bisa disebut ila lail juga,” jelas Adi Hidayat.

Lantas, kapan lail berakhir? Dia menyebutkan, lail berakhir pada waktu sahar, 15-30 menit sebelum Subuh. Merujuk aturan bahwa Isya adalah waktu lail, salat selepas tengah malam hingga dini hari diperbolehkan, tapi nggak direkomendasikan Ustaz Adi.

“Sebaiknya salat tepat waktu. Kalau Isya dimulai pada 19.05, sebaiknya segera lakukan. Azan Isya itu waktu terbaik (untuk) salat, sampai pertengahan malam. Jam 1-4 pagi sebaiknya untuk Tahajud. Pukul 04.00-4.30 waktu sahar, lebih diutamakan untuk istighfar,” sarannya.

Salat yang Mepet Kurang Disukai

Salat wajib yang sengaja ditunaikan terlalu mepet dengan akhir waktu kurang baik. (Pexels/Thirdman)

Ustaz Adi menjelaskan, menunaikan salat wajib yang terlalu mepet dengan akhir waktu kurang baik, nggak terkecuali Isya yang punya waktu cukup panjang. Dia menyarankan, sebaiknya kita nggak menyengaja mengerjakan salat Isya hingga mepet dengan waktu subuh.

“Dianggap tidak disukai atau makruh bagi orang-orang yang sengaja mengakhirkan Salat Isya, apalagi sampai ke waktu sahar, yakni 30 menit sebelum waktu subuh,” terangnya.

Menurutnya, hal ini sesuai dengan penjelasan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA.

“أَخَّرَ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - صَلاَةَ الْعِشَاءِ إِلَى نِصْفِ اللَّيْلِ ، ثُمَّ صَلَّى”

Artinya: Nabi SAW mengakhirkan Salat Isya sampai pertengahan malam, kemudian beliau salat,” (HR Bukhari 572).

Nah, gimana penjelasan tersebut, Millens? Dari penjelasan tersebut, bisa ditarik kesimpulan bahwa kita sebaiknya menyegerakan salat begitu sudah tiba waktunya.

Kalau kamu jomlo dan merasa malas salat sendirian, berjemaah di masjid atau musala terdekatsaja biar salatnya barengan! Ha-ha. (Arie Widodo/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: