BerandaHits
Sabtu, 7 Sep 2018 12:00

Musim Kemarau Panjang, KLHK Waspadai Kebakaran Hutan

Musim kemarau tahun ini diprediksi lebih panjang. (Mediaindonesia.com)

Musim kemarau tahun ini diprediksi lebih panjang. Untuk itu, Menteri LHK meminta jajarannya lebih waspada kebakaran hutan dan lahan.

Inibaru.id – Deputi Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Herizal menyebut Indonesia diprediksi akan mengalami musim kemarau cukup panjang tahun ini. Di Pulau Jawa dan Kalimantan, musim hujan diprediksi baru akan datang pada Oktober atau November. Namun, musim kemarau tahun ini tidak sekering yang terjadi pada 2015 lalu.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar meminta jajarannya untuk lebih waspada terhadap kemungkinan kebakaran hutan. Selain itu, pihaknya terus berusaha mencari cara mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan dengan lebih efektif.

Tempo.co, Kamis (6/9/2018) menulis, Siti juga meminta jajarannya untuk sering melihat prediksi cuaca sehingga bisa mempersiapkan langkah pengendalian kebakaran hutan yang tepat.

“Bulan September cukup rawan bagi Kementerian LHK. Pada 2015 lalu, kebakaran hutan justru mulai terjadi pada minggu pertama dan kedua bulan September,” ucap Siti.

Selain itu, jajaran Kementerian LHK juga diminta lebih akurat melihat titik api. Akurasi dari penentuan titik api harus ditingkatkan hingga 60-80 persen sehingga bisa didapatkan wilayah yang berpotensi menjadi rambatan titik api selanjutnya.

Siti juga meminta UPT, khususnya yang ada di taman nasional untuk memberikan sosialisasi pemadaman api bekas api unggun kepada para pendaki. Pengelola taman nasional juga diminta mengingatkan pengunjung agar lebih mewaspadai kebakaran lahan khususnya di taman nasional yang memiliki padang savana.

Pengalaman buruk kebakaran hutan parah pada 2015 silam membuat Kementerian LHK berusaha sebaik mungkin untuk mencegah bencana asap yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan. Hinggat saat ini, Kementerian LHK telah menerjunkan 1.980 personel Manggala Agni, 108 orang Brigade Karhutla yang dibina UPT Konservasi Sumber Daya Alam, dan 870 orang Brigade Karhutla yang dibina Kesatuan Pengelola Hutan (KPH).

Jadi, jangan sembarangan bermain api agar nggak memicu kebakaran ya, Millens. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: