BerandaHits
Rabu, 29 Mei 2018 14:15

Bisnis Fesyen Online: Menguntungkan sekaligus Menantang

Geliat bisnis fesyen secara online. (Kompas.com)

Bisnis online menjadi bisnis yang sangat menggiurkan. Selain praktis, bisnis online juga mendatangkan banyak keuntungan terutama bagi pelaku bisnisnya. Begini kisah pelaku bisnis online.

Inibaru.id - Saat ini, masyarakat sudah tidak bisa dilepaskan dengan gawai. Keberadaan gawai pun dapat memudahkan masyarakat dalam pelbagai hal termasuk bisnis. Nggak heran bila bisnis jual-beli secara online kini semakin digemari masyarakat terutama di bidang fesyen.

Bisnis fesyen secara daring (online) dinilai menguntungkan. Selain praktis, bisnis ini juga bisa menyasar konsumen dengan jangkauan yang lebih luas.

Dengan berbagai kelebihan itu, Meatry Kurniasari mantap untuk berbisnis secara daring sejak 14 September 2015. Pemilik toko online bernama Hijabic ini memilih memasarkan produk jilbab dan pakaian outfit mereka melalui media sosial.

“Aku pilih online karena kalau offline store itu memakan biaya yang lebih tinggi, seperti biaya sewa, pegawai jaga, belum listrik dan lainnya. Online juga lebih banyak keuntungan karena kita bisa menyeluruh bahkan hingga ke luar Indonesia,” ujar perempuan yang akrab dipanggil Meme saat dihubungi reporter Inibaru.id.

Meatry Kurniasari dan beragam produk-produk Hijabic. (Meatry Kurniasari)

Meme memproduksi hijab dengan bahan voal dan pollycotton dengan beragam motif maupun polos. Dari bisnis tersebut, Meme dapat menjual hingga lebih dari 2000 potong jilbab dan meraup lebih dari Rp 10 juta per bulan. Wah, lumayan juga ya, Millens.

Namun, banyaknya toko online serupa juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pebisnis online. Untuk mengatasi hal tersebut, Meme memiliki cara khusus agar tetap bisa berkembang di tengah persaingan bisnis online.

“Kalau asal foto dan dijual itu sudah biasa ya. Kalau di Hijabic setiap bulannya, bahkan setiap minggunya ada sesi marketing untuk mengenalkan Hijabic ini ke semua orang. Seperti ikut paid promote, endorse, PKT, instagram add, banyak lah,” jelas mahasiswa jurusan Administrasi Bisnis, Universitas Diponegoro, Semarang ini.

Selain itu, Meme juga mengatakan, dirinya perlu merambah ke marketplace. Lebih lanjut, Meme mengungkapkan sudah banyak orang yang memilih untuk belanja di marketplace karena lebih aman.

Setali tiga uang, Afifah Andan Darmawan pemilik toko online Beyzavetta juga mengaku memiliki trik khusus untuk memasarkan produknya. lebih memilih membuka usaha fesyen secara online karena lebih menguntungkan.

“Targetnya memang ke online, tapi kita juga biasa ikut workshop, bazar, atau acara-acara gitu,” ujar perempuan yang kerap dipanggil Evho ini.

Afifah Andan Darmawan, perintis bisnis fesyen online Beyzavetta saat acara bazar. (Afifah Andan Darmawan)

Evho dan dua rekannya menjalankan usaha fesyen muslim dengan menjual dan memproduksi sendiri beragam jenis hijab serta blouse. Kini, usaha yang dia rintis dua tahun lalu itu sudah menjual hingga 600 potong hijab dan mendapat omzet hingga Rp 12 juta per bulan.

Ditanya mengenai cara mmepertahankan pelanggan, Evho mengungkapkan dirinya selalu menjaga kualitas produk dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

“Yang paling penting sih menjaga kualitas dan jangan sampai ngecewain pelanggan. Selain itu, kami juga memanfaatkan testimoni yang diberikan pelanggan. Kalau review-nya bagus, pelanggan pasti lebih percaya dan akan membeli lagi,” jelas mahasiswa jurusan D3 Bahasa Inggris ini.

Sobat Millens, bisnis online nyatanya memang menggiurkan ya. Kamu hanya perlu mengandalkan gawaimu untuk melakoni bisnis ini. Eits, tapi kamu juga harus siap menghadapi pelbagai risikonya.

Oh iya, kalau kamu kepo bagaimana kedua perempuan tadi menjalankan bisnisnya, langsung cus tanya-tanya ke akun Instagram @hijabic_id dan @beyzavetta_id saja ya. Siapa tahu nanti malah kepincut produk-produknya. He-he (Putri Rachmawati/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: