BerandaHits
Jumat, 19 Feb 2026 17:27

Bikin Boros, Biaya Hidup Jadi Musuh Utama Gen Z dan Milenial

Generasi Z dan Milenial kerap terjebak pada gaya hidup yang bikin dompet tipis. (Shutterstock)

Niatnya pengin work-life balance, tapi realitanya malah terjebak work-life crisis. Riset terbaru menunjukkan kalau hampir separuh dari generasi kita merasa nggak aman secara finansial. Dari fenomena hidup pas-pasan sampai side hustle demi bertahan hidup, begini potret perjuangan finansial kita!

Inibaru.id - Kamu merasa nggak sih kalau belakangan ini cari cuan rasanya makin menantang, tapi harga kebutuhan pokok malah hobi "balapan" naik ke atas? Kalau kamu merasakannya, tenang, kamu nggak sendirian.

Baru-baru ini, survei global dari Deloitte tahun 2025 mengungkap fakta kalau Gen Z dan Milenial lagi berada di fase "stres finansial" berjemaah.

Data Deloitte menunjukkan kalau 52% Gen Z dan Milenial hidup dengan sistem living paycheck to paycheck. Artinya, gaji yang masuk cuma numpang lewat buat bayar tagihan dan kebutuhan bulan itu saja.

Bahkan, jumlah orang yang merasa nggak aman secara finansial melonjak drastis dibanding tahun lalu. Sekarang, hampir 48% Gen Z mengaku was-was soal kondisi keuangan mereka. Nggak heran kalau isu biaya hidup (cost of living) mengalahkan kekhawatiran soal lingkungan atau politik.

"Side Hustle": Antara Butuh Cuan dan Cari Makna

Banyak Milenial yang akhirnya mencari kerja sampingan. (The Jakarta Consulting)

Gara-gara gaji utama sering "koma" sebelum akhir bulan, sepertiga dari generasi kita akhirnya punya side job. Alasan utamanya jelas yaitu butuh uang tambahan! Tapi uniknya, side hustle ini nggak melulu soal duit.

Banyak yang menjalaninya buat asah skill, memperluas relasi, atau sekadar menyalurkan hobi yang nggak tersalurkan di kantor utama. Jadi, selain jadi bantalan ekonomi, pekerjaan sampingan ini juga jadi ruang buat kita cari "makna" hidup.

Riset ini menyimpulkan kalau kebahagiaan kita itu bertumpu pada tiga pilar yaitu Uang, Makna, dan Kesejahteraan. Ketiganya saling nyambung, lo!

Kalau gaji nggak cukup (uang), kita bakal susah merasa bahagia atau sehat secara mental (well-being). Ketika mental lagi down, rasanya makin sulit buat melihat pekerjaan kita itu bermanfaat buat orang lain (meaning). Jadi, rasa aman finansial itu memang fondasi banget buat kesehatan mental kita.

Selalu Merasa Miskin

Kamu Gen Z atau milenial yang selalu merasa miskin? Istilah ini disebut phantom wealth. Kondisi asetmu mungkin meningkat, tapi secara perasaan kita tetap merasa "miskin" karena tekanan biaya hidup harian yang mencekik. Nggak enak banget kan?

Efeknya, mobilitas karier jadi tinggi banget. Sekitar 31% Gen Z berencana resign dalam dua tahun ke depan. Alasannya? Apalagi kalau bukan cari kompensasi yang lebih manusiawi dan work-life balance yang lebih oke.

Hm, buat Gen Z dan milenial, stres finansial bukan cuma soal angka di rekening, tapi soal kualitas hidup dan kebahagiaan secara keseluruhan. It's okay buat merasa lelah, tapi jangan lupa buat tetap kelola keuangan dengan cerdas ya!

Kalau kamu termasuk tim yang lagi berjuang lewat side hustle juga atau lagi ancang-ancang cari kerjaan baru demi gaji yang lebih "sehat"? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: