BerandaHits
Minggu, 3 Jan 2026 11:01

Bengkel Ketok Magic Sering Terlihat Tutup Biar Nggak Ketahuan Sihirnya?

Pagar pintu bengkel ketok magic tutup. (Liputan6/Mufti Solih)

Ternyata, ada alasan yang bikin pintu bengkel ketok magic terlihat seperti tutup. Padahal, aktivitas memperbaiki body kendaraan tetap jalan di dalam. Ini penjelasannya.

Inibaru.id - Dari namanya saja, bengkel ketok magic sudah terkesan penuh dengan hal mistis. Tapi, pernah nggak kamu perhatikan rupa bengkelnya? Seringnya sih terlihat seperti nggak buka dan ditutup pagar tinggi. Padahal, sebenarnya bengkel tersebut buka. Lantas, apakah alasan bengkel ini dibuat seperti tutup dan semesterius mungkin ini memang terkait dengan penggunaan hal-hal "magic" untuk memperbaiki body kendaraan?

Untungnya, “sihir” di bengkel ketok magic bukanlah ilmu gaib seperti yang dibayangkan banyak orang. Istilah magic lebih tepat dimaknai sebagai keahlian tangan, pengalaman panjang, dan teknik yang sudah diasah bertahun-tahun. Hasilnya memang sering bikin geleng-geleng kepala: body mobil yang tadinya ringsek bisa kembali mulus tanpa harus ganti banyak panel.

Soal lokasi bengkel yang tersembunyi dan nggak berada di area strategis, alasannya ternyata cukup masuk akal. Banyak bengkel ketok magic berdiri di area dengan harga sewa murah.

Di kota besar, harga sewa lokasi bengkel di pinggir jalan utama jelas mahal, dan tidak semua pelaku usaha sanggup menanggungnya. Akhirnya, lokasi-lokasi yang masuk ke dalam gang atau agak jauh dari keramaian jadi pilihan realistis agar usaha tetap jalan.

"Kalau nyari sewa tempat yang harganya mahal, tentu berat bagi kami para perantau yang harus membuka usaha di kawasan perkotaan, tempat di mana banyak mobil yang bisa diperbaiki berada," ucap salah seorang pemilik bengkel ketok magic di dekat Pasar Karangjati, Kabupaten Semarang, Kasan Soleh, pada Jumat (2/1/2026).

Pintu bengkel ketok magic di Kota Semarang yang terlihat tutup. (Google Street View)

Lalu mengapa pintu atau pagar bengkel ketok magicnya sering terlihat seperti tutup, ya? Di sinilah “rahasia dapur” berperan. Proses ketok magic mengandalkan teknik khusus yang tidak semua bengkel kuasai. Mulai dari cara membaca struktur pelat body kendaraan, menentukan titik ketukan, sampai mengombinasikan alat tradisional dan modern. Banyak pemilik bengkel sengaja membatasi orang luar melihat langsung proses pengerjaan agar teknik tersebut tidak mudah ditiru.

Nama “ketok magic” sendiri sebenarnya lebih dekat ke strategi pemasaran. Dibanding istilah “body repair”, kata magic terdengar lebih unik dan mudah diingat. Masyarakat Indonesia juga dikenal akrab dengan hal-hal berbau mistis, sehingga nama ini cepat melekat di kepala. Hasilnya? Orang yang mobilnya penyok langsung kepikiran satu solusi: ketok magic.

"Nggak tahu siapa yang kali pertama memakai istilah ini. Tapi beneran itu trik marketing yang keren banget sih. Orang langsung paham apa yang bisa diperbaiki di bengkel ketok magic," lanjut Kasan.

Menariknya, meski sering dicap sebagai tukang perbaikan dengan cara tradisional, alat yang digunakan bengkel ketok magic tidak kalah serius. Palu khusus, batang besi dengan berbagai ukuran, hingga peralatan pendukung lain digunakan dengan perhitungan matang. Beberapa bengkel bahkan sudah memadukan teknik lama dengan alat modern agar hasilnya makin rapi dan presisi.

Jadi, kalau ada yang bilang bengkel ketok magic pakai sihir, mungkin yang dimaksud adalah “sihir tangan” para mekaniknya. Bukan mantra atau ritual aneh, melainkan kombinasi jam terbang tinggi, kejelian melihat detail, dan teknik yang terus diwariskan.

Dari luar, rupa bengkelnya memang terlihat misterius, tapi di balik pintu tertutup itu, yang bekerja hanyalah logika, pengalaman, dan keahlian, sesuatu yang jauh dari klenik, tapi tetap terasa ajaib. Keren ya, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mencicipi Rasa Legendaris Roti Jadoel Bu Djumery Salatiga

22 Des 2025

Fenomena 'Honjok', Gaya Hidup Sendirian yang Semakin Populer di Korea Selatan

22 Des 2025

Membantu Anak Belajar Bahasa: Strategi Efektif untuk Diterapkan sejak Dini

22 Des 2025

Reuni Sekolah dan Konser Tunggal Maestro Akustik Jubing Kristianto di Semarang

22 Des 2025

Kuy Liburan! KAI Daop 4 Kasih Diskon 30 Persen buat 24 KA Ekonomi

22 Des 2025

Resolusi Tahun Barumu Ganti Warna Rambut? Kenali Dulu Risikonya Biar Nggak 'Zonk'!

22 Des 2025

Meski Gen Z Semakin Cashless, Aturan Ungkap Pembayaran Tunai Nggak Boleh Ditolak

23 Des 2025

Daftar Kota yang Penurunan Muka Tanahnya Makin Parah, Bandung Ternyata Masuk!

23 Des 2025

Yang Tersisa setelah Mengikuti Long March 'Semarang Climate Strike' di Kota Lunpia

23 Des 2025

Kebijakan 'Gemar' dan Tantangan Keterlibatan Ayah dalam Pendidikan Anak

23 Des 2025

Libur Nataru 2025: Stasiun Daop 4 Semarang Diserbu Puluhan Ribu Penumpang, Kamu Salah Satunya?

23 Des 2025

Indonesia Bisa Ikuti Cara India Biar Harga Listrik Murah Lewat Energi Surya

23 Des 2025

Banyak Wisatawan ke Jogja Pas Libur Nataru, Akamsi Pilih di Rumah Saja

24 Des 2025

Jajanan Khas Musim Dingin di Korea yang Wajib Dicoba

24 Des 2025

Menelusuri Kretek Kudus dalam Catatan Jurnalis Legendaris Parada Harahap

24 Des 2025

8 Cara Mengajarkan Disiplin pada Balita dan Kapan Bisa Diterapkan

24 Des 2025

Mengenal Cloud Dancer; Warna Putih 'Awan Menari' yang Bakal Menghiasi Tahun 2026

24 Des 2025

Cortisol Face Viral di Tiktok, Benarkah Stres Bikin Wajah 'Chubby' dan Bengkak?

24 Des 2025

Kampanye Lingkungan, Warga Semarang Bikin Pohon Natal dari Bahan Daur Ulang

25 Des 2025

Semarang Nggak Adakan Pesta Kembang Api Tahun Baru, Warga: Sebaiknya Begitu

25 Des 2025

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: