BerandaHits
Minggu, 12 Okt 2019 13:49

Antisipasi Topan Hagibis, Jepang Batalkan Ribuan Penerbangan

Topan Hagibis diperkirakan terjang Jepang hari ini, Sabtu (12/10/2019). (AP)

Topan Hagibis yang masuk kategori F5 dengan luas 1.400 km diperkirakan akan menerjang Jepang hari ini, Sabtu (12/10/2019). Topan ini adalah yang terkuat menerjang Jepang sejak 1958.

Inibaru.id – Topan Hagibis diperkirakan segera mencapai Pulau Honshu, Jepang, pada Sabtu (12/10/2019) ini. Topan kategori F5 (terkuat) dengan luas sekitar 1.400 km ini diperkirakan memicu hujan deras dan angin yang sangat kencang di hampir seluruh wilayah Jepang.

Laman Tempo, Sabtu (12/10) menulis, topan Hagibis diprediksi menjadi topan terkuat yang menerjang Tokyo sejak 1958. Masyarakat setempat pun diminta untuk bersiap-siap menghadapi kemungkinan angin kencang dan gelombang tinggi.

Perdana Menteri Abe Shinzo juga sudah meminta para menteri agar bisa memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat dan berbagai kepentingan publik.

Kemunculan topan ini membuat dua agenda olahraga dunia yang diadakan di Jepang terganggu. Balapan Formula 1 Grand Prix Jepang menunda sesi kualifikasi dari yang seharusnya berlangsung pada Sabtu (12/10) menjadi Minggu (13/10). Sesi balapan dijadwalkan akan langsung digelar setelahnya. Selain itu, Piala Dunia Rugby juga sudah membatalkan dua jadwal pertandingan antara Jepang melawan Skotlandia dan Inggris melawan Prancis.

Topan Hagibis juga memberikan dampak bagi penerbangan di Negeri Matahari Terbit. All Nippon Airways (ANA) memutuskan untuk membatalkan seluruh penerbangan domestik dari Tokyo pada Sabtu (12/10). ANA dan Japan Air Lines (JAL) bahkan sudah membatalkan 559 serta 540 penerbangan internasional dari dan ke Tokyo.

Badan Meteorologi setempat sebenarnya sudah mengumumkan status badai ini dalam kategori “violent” atau bisa menyebabkan kerusakan maksimal. Namun, masyarakat setempat sepertinya nggak begitu khawatir akan hal ini.

Padahal topan Hagibis diperkirakan akan datang dengan kecepatan angin melebihi 240 km/jam. Gelombang laut bahkan bisa saja naik hingga 13 meter di beberapa wilayah. Area di pinggir pantai menjadi yang paling rentan mengalami kerusakan.

Semoga saja tidak ada korban jiwa akibat topan Hagibis ini, ya Millens. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: