BerandaHits
Rabu, 15 Jun 2021 12:35

3 Aturan Baru di Korea Utara yang Bikin Rakyatnya Makin Menderita

Kim Jong-un memberlakukan 3 aturan baru yang berpotensi membuat rakyat menderita. (EPA via BBC)

Korea Utara punya aturan sendiri untuk “melindungi” rakyatnya. Tapi benarkah rakyat merasa terlindungi atau malah menderita dengan aturan nggak masuk akal ini?

Inibaru.id – Setuju nggak sih kalau ada yang bilang Korea Utara beda dengan negara lain di dunia? Dari dulu, negara yang dipimpin Kim Jong Un ini memang memiliki aturan yang nggak masuk akal bagi rakyatnya. Alasannya sih mau melindungi rakyat dari pengaruh dunia luar yang berbahaya bagi ideologi Korea Utara.

Terkait adanya pandemi Covid-19, Kim juga menambahkan aturan lain yang aneh bin ketat. Tapi, benarkah rakyat Korea Utara dapat beradaptasi dan nggak merasa dirugikan dengan adanya aturan-aturan tersebut? Apa saja ya peraturan itu?

Penutupan Perbatasan Negara

Mulai 20 Januari 2020, Kim Jong-Un memutuskan untuk menutup akses Korea Utara dengan negara lain. Oya, hingga saat ini, WHO belum juga menerima laporan kasus Covid-19 yang terjadi di Korea Utara. Selama ini, pemerintah sering mengatakan 0 kasus Covid-19. Tapi, beberapa warga yang bermukim di dekat perbatasan mengatakan, 5400 orang telah didiagnosis positif Covid-19 dan lebih dari 10 orang telah meninggal dunia.

Pyongyang, pusat pemerintahan Korea Utara secara konsisten mengambil tindakan luar biasa untuk mencegah penyebaran virus ke seluruh negeri. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan negara itu menderita efek negatif yang serius dari pandemi ini, belum lagi dampak ekonomi dari kebijakan isolasi diri negara itu.

Larangan Masuknya Obat-Obatan dari Tiongkok

Korea Utara enggan melapor ke WHO perihal kasus Covid-19. (AFP/KIM Won Jin via Liputan6)

Kabarnya, Kim Jong-Un telah melarang obat-obatan dari Tiongkok untuk masuk ke Korea Utara. Aturan ini berlaku usai salah seorang pejabat meninggal dunia. Menurut kabar, pejabat yang tadinya dirawat karena penyakit jantung dan darah tinggi di Rumah Sakit Universitas Kedokteran Pyongyang itu meninggal usai mendapat suntikan cocarboxylase dari Tiongkok.

Sebenarnya, belum diketahui apakah pejabat tersebut meninggal karena suntikan tersebut atau sebab lainnya. Tapi, Kim terlanjur emosi dan mengeluarkan semua obat buatan Tiongkok di rumah sakit, termasuk vaksin Covid-19. Dia juga melarang obat dari Tiongkok masuk ke Korea Utara.

Meski terkesan seperti melindungi rakyat, tapi akibatnya justru membuat rakyat menderita di tengah pandemi. Perbatasan yang ditutup juga membuat bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari lainnya sulit masuk. Berbagai antibiotik yang biasanya datang dari Tiongkok juga otomatis nggak ada.

Hukuman bagi Orang yang Menyisakan Makanan

Awalnya, ide hukuman ini muncul dari Partai Buruh yang kemudian disetujui Kim Jong Un. Rakyat yang kedapatan menyisakan makanan bakal mendapat hukuman berat. Alasannya, bencana alam yang menghantam Korea Utara membuat persediaan bahan pokok menipis.

Bukan cuma itu, Kim juga menambah pengetatan dalam penyimpanan bahan pangan bagi rakyat. Misalnya, rakyat dilarang menyediakan banyak makanan termasuk roti dan kue beras ketika perayaan Tahun Baru. Makanan yang diperbolehkan hanya sayur dan buah. Kalau ada tamu yang datang, hanya boleh disuguhi mi.

Aturan lain yang dinilai nggak masuk akal adalah rakyat dilarang menikmati hiburan dari Korea Selatan seperti drama atau musik. Kalau ketahuan, bakal dihukum selama 15 tahun di kamp kerja paksa.

Duh, jadi gimana, enakan jadi rakyat +62 dengan segala "keajaibannya" atau jadi rakyat Korea Utara, Millens? (Boo/IB21/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: