BerandaCOVID 19
Jumat, 8 Jul 2021 08:20

Sesak Napas Ketika Isolasi Mandiri di Rumah? Lakukan 4 Hal Ini!

Proning bisa dilakukan ketika pasien Covid-19 mengalami sesak napas. (iStockphoto via CNN)

Apa yang harus dilakukan ketika sesak napas saat menjalani isolasi mandiri di rumah dan nggak punya oksigen? Jangan panik, lakukan 4 langkah ini!

Inibaru.id – Sesak napas merupakan salah satu gejala yang biasa ditemukan pada pasien Covid-19. Ini terjadi ketika kondisi pasien memburuk yang disebabkan kekurangan oksigen dan infeksi di paru yang berlebihan.

Meski demikian, nggak semua pasien Covid dapat mendapat layanan di rumah sakit karena keterbatasan. Bahkan, lonjakan angka Covid-19 menyebabkan banyak rumah sakit overload. Pasien akhirnya harus menjalani isolasi mandiri di rumah.

Nah, buat kamu yang nggak kebagian kamar di rumah sakit namun mengalami sesak napas dan nggak ada oksigen, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan.

Spesialis Paru Konsultan KIC dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK UI dr Praseno Hadi membagikan 4 tips berikut ini:

Proning

Tips pertama adalah proning. Proning merupakan teknik medis dengan cara tengkurap untuk meratakan distribusi oksigen dalam tubuh.

“Coba tidur tengkurap, secara berkala, lakukan setengah sampai 1 jam. Dilakukan berulang-ulang. Tujuannya untuk distribusi oksigen di dalam paru jadi lebih merata,” kata Praseno dalam konferensi pers virtual, Minggu (4/7).

Miringkan Tubuh ke Kanan atau Kiri

Jika nggak bisa tengkurap, kamu bisa tidur miring ke kanan atau kiri. (Pixabay via Pikiran Rakyat)

Kalau nggak sanggup melakukan proning, Praseno mengatakan, kamu dapat memiringkan badan saja ke kanan atau kiri.

“Itu salah satu cara memperbaiki oksigen di paru-paru kita terutama pada yang sakit,” terang dia.

Sedia Oxymeter, Beli Oksigen Kalau Saturasi di Bawah 90 Persen

Praseno melanjutkan, ada baiknya pasien COVID-19 atau keluarga mempunyai alat pengukur saturasi oksigen atau pulse oximetry.

“Dulu kita di rumah punya thermometer atau tensimeter untuk mengukur suhu atau tekanan darah. Saat ini pulse oximetry atau alat untuk mengukur saturasi oksigen menjadi sangat penting,” ucap dia.

Nah, jika saturasi seseorang di atas 95 persen, maka saturasi oksigen masih baik. Tapi, apabila saturasinya di bawah 90 persen dan proning nggak berhasil, sudah sepatutnya diberikan bantuan oksigen.

“Kalau nanti penderita atau keluarga kita yang sakit dan saturasi oksigennya kurang dari 90, maka segeralah beli oksigen, kemudian tidur tengkurap, miring kanan atau miring kiri. Kalau usaha itu kita tidak bisa lakukan, maka mau tidak mau kita harus beli oksigen atau upayakan oksigen," jelas dia.

Rujuk ke RS

Meski begitu, mendapat asupan oksigen belum tentu menjamin kamu berhenti mengalami sesak. Kalau proning hingga pemberian oksigen nggak membuahkan hasil, Praseno mengimbau pasien untuk dibawa ke fasilitas layanan kesehatan segera.

“Kalau tidak bisa juga, mau tidak mau harus di rujuk ke rumah sakit,” tandas dia.

Jadi itu ya, Millens, langkah yang bisa kamu lakukan ketika sesak napas melanda di tengah isolasi mandiri di rumah. Semoga bermanfaat. (Kum/IB21/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: