BerandaCOVID 19
Kamis, 7 Jul 2021 11:25

Mengenal Proning, Cara Meningkatkan Saturasi Oksigen saat Isoman di Rumah

Banyak pasien Covid-19 yang melakukan isoman di rumah mengalami penurunan saturasi oksigen. Hal ini harus segera ditingkatkan kembali dengan teknik proning. (Theguardian/Alamy)

Teknik proning bisa membantu meningkatkan saturasi oksigen pasien Covid-19 yang isoman di rumah yang mulai mengalami sesak napas. Seperti apa ya langkah-langkah untuk melakukannya?

Inibaru.id – Penuhnya fasilitas-fasilitas kesehatan di hampir semua tempat di Indonesia membuat banyak pasien positif Covid-19 harus melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah. Meski hal ini wajar untuk dilakukan, melakukan isoman berarti tidak bisa mendapatkan pengawasan penuh dari tenaga kesehatan (nakes). Dampaknya, jika sampai kadar saturasi oksigen di tubuh menurun, tentu nggak bisa langsung mendapatkan penanganan medis yang memadai.

Masalahnya saturasi oksigen di dalam tubuh pasien bisa menjadi hal yang krusial bagi mereka yang berjuang untuk sembuh. Nah, kalau kamu sedang dalam kondisi isolasi mandiri atau memiliki keluarga yang sedang isoman dan mengalami penurunan saturasi oksigen, bisa kok melakukan teknik proning.

Jadi gini, Millens, teknik proning atau prone position sudah terbukti bisa membantu kembali meningkatkan kadar saturasi oksigen seseorang. Teknik ini sudah berkali-kali dipakai pasien yang menggunakan ventilator di rumah sakit.

Kalau menurut Kepala Departemen Neurologi dari Fortis Memorial Research Institute, Gurugram, India Praveen Gupta, teknik proning mampu meningkatkan aliran oksigen pada pasien. Hal ini bahkan bisa membuat mereka nggak perlu memakai ventilator. Nah, teknik ini sering dipakai pada mereka yang mengalami penurunan saturasi oksigen hingga kurang dari 94 persen.

Sederet Teknik Proning yang Bisa Kamu Lakukan

Teknik proning bisa dipakai dengan sejumlah posisi tubuh, baik itu menyamping, tengkurap dengan dada atau perut pasien ada di sisi bawah, dan lain-lain. Tapi, ppastikan sebelum memulainya ada bantal yang ditempatkan di bagian bawah leher. Tempatkan juga bantal-bantal lain di bagian bawah dada sampai bagian paha atas serta bantal yang ditempatkan di bagian bawah tulang kering kaki.

Sejumlah teknik proning untuk meningkatkan saturasi oksigen pasien Covid-19 yang isoman di rumah. (Twitter.com/talitazahrah)

Pasien bisa dikondisikan dalam posisi-posisi berikut ini dalam waktu masing-masing sekitar 30 menit. Ada baiknya durasi ini nggak lebih lama demi memastikan saturasi oksigen bisa membaik.

· Pasien bisa ditempatkan dalam posisi tengkurap.

· Pasien diminta untuk berbaring dalam posisi miring ke kanan.

· Pasien duduk, dan posisi kakinya direntangkan ke depan.

· Pasien bisa berbaring ke sisi kiri.

· Pasien kembail diminta untuk tengkurap.

Pastikan bantal ditempatkan di posisi yang nyaman saat melakukan masing-masing posisi proning. Bantal ini dipakai agar tonjolan tulang tidak langsung terkena lantai atau permukaaan keras yang bisa membuat badan sakit atau tidak nyaman.

Sembari melakukan teknik ini, kamu bisa secara berkala melakukan pengecekan saturasi oksigen kepada pasien. Karena alasan inilah, sebaiknya kamu punya oximeter di rumah.

Sayangnya, teknik ini nggak direkomendasikan bagi mereka yang hamil, orang-orang dengan masalah obesitas, hingga pasien yang mengalami masalah kesehatan pada tulang belakang atau jaringan kardiovaskular.

Jadi, sudah tahu kan seperti apa teknik proning demi meningkatkan saturasi oksigen pasien yang sedang melakukan isoman di rumah, Millens? Tetap jaga kesehatan, ya? (Fim/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: