BerandaCOVID 19
Sabtu, 25 Jun 2021 10:35

Ketika Rumah Sakit Semakin Penuh dan Tabung Oksigen Semakin Langka

Nggak hanya semakin banyak pasien positif Covid-19, kini banyak rumah sakit yang kehabisan tabung oksigen. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Melonjaknya pasien positif Covid-19 membuat banyak pasien dirawat di lorong IGD dan tenda yang didirikan rumah sakit. Tabung oksigen di sejumlah daerah bahkan menipis.

Inibaru.id – Melonjaknya kasus positif Covid-19 di sejumlah daerah di Indonesia dalam beberapa pekan belakangan membuat fasilitas kesehatan terancam kolaps, khususnya yang ada di zona merah. Rumah sakit semakin penuh dan oksigen pun semakin langka.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), ada lima daerah yang mengalami lonjakan kasus positif Covid-19 tertinggi di Indonesia. Semuanya berasal dari Pulau Jawa yakni Ibu Kota DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Serta DIY. Per Rabu (23/6/2021), jumlah kasus aktif di Tanah Air pun mencapai 160.524 pasien!

Saking banyaknya pasien baru di Indonesia, ketersediaan tempat tidur bagi pasien yang membutuhkan rawat inap atau bed occupancy rate (BOR) di Pulau Jawa pun semakin menipis. Kalau rata-rata nasional, BOR mencapai 67 persen. Nah, yang cukup mengkhawatirkan adalah di daerah-daerah.

Sebagai contoh, di DKI Jakarta, BOR-nya mencapai 88 persen alias hanya tinggal 12 persen kamar tidur yang tersisa. Di Jawa Barat kapasitas sudah mencapai 86 persen, di Jawa Tengah dan Banten sudah mencapai 85 persen, dan di DIY mencapai 84 persen.

Setidaknya, 23 wilayah sudah melaporkan BOR 100 persen alias sudah nggak ada lagi kamar tidur tersisa bagi pasien baru di rumah sakit baik itu karena Covid-19 atau karena penyakit lainnya. Daerah-daerah dengan tingkat BOR sudah lebih di atas 80 persen di antaranya adalah Demak, Grobogan, Pati, Jepara, serta Kota Semarang.

Banyak pasien yang kini dirawat di lorong IGD rumah sakit. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Oksigen Menipis, RS Rujukan Covid-19 Sudah Nggak Bisa Menampung Pasien Baru

Menurut keterangan Sekjen Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Lia Partakusuma, pihaknya sudah khawatir banyak rumah sakit yang nggak bakal lagi mampu menerima pasien baru.

“Saat ini saja sudah banyak yang terpaksa dirawat di lorong-lorong IGD,” terang Lia pada Rabu (23/6/2021).

Sejumlah rumah sakit bahkan sampai mendirikan tenda di halaman atau tempat parkir demi menampung pasien yang membutuhkan layanan medis. Meski tujuannya baik, penanganan pasien juga jadi nggak maksimal karena terbatasnya tenaga kesehatan dan sejumlah hal lainnya.

Sebagai contoh, fasilitas penunjang layaknya stok oksigen pun semakin menipis. Di Jateng dan DIY, kondisi ini sudah terjadi. Hal ini mirip dengan yang terjadi pada NTT pada Desember 2020 – Januari 2021 lalu.

Melihat hal ini, Persi pun meminta DInas Kesehatan Daerah dan pengelola rumah sakit lebih cermat dalam mengatur persediaan sekaligus distribusi tabung oksigen agar bisa menolong sebanyak mungkin pasien Covid-19. Pemerintah provinsi juga didorong untuk ikut memproduksi sendiri oksigen bagi rumah sakit.

Wah, kondisi pandemi semakin parah belakangan ini, Millens. Kamu jaga kesehatan dan sebaiknya di rumah aja dulu. Jika memang perlu keluar rumah, terapkan protokol kesehatan, ya? (Lok/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: