BerandaCOVID 19
Kamis, 16 Des 2020 09:39

Kategori Risiko Rentan Kematian Akibat Covid-19, Simak di Sini!

Angka kematian Covid-19 di Indonesia bertambah. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito membeberkan siapa saja yang rentan dengan kematian Covid-19. Simak baik-baik ya.<br>

Inibaru.id - Pada 15 Desember 2020 lalu tercatat 155 kasus kematian Covid-19, jadi totalnya saat ini mencapai 19.11 kasus. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di Indonesia.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyatakan bertambahnya zona merah yang tadinya 47 sekarang menjadi 46 kabupaten-kota telah menjadi suatu tanda kalau Covid-19 masih tinggi. Meski banyak yang OTG, beberapa pasien mengalami kondisi kritis hingga meninggal dunia.

Menurut Wiku ada beberapa orang yang berisiko tinggi mengalami kematian saat tertular Covid-19. Salah satunya adalah pasien yang memiliki penyakit bawaan seperti penyakit jantung. Bahkan jika punya penyakit bawaan itu, kondisinya akan berisiko lebih fatal daripada yang lain.

"Penyakit jantung memiliki risiko kematian 9 kali lebih besar dibandingkan dengan yang tidak memiliki penyakit jantung," jelasnya saat melakukan konferensi pers melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden Selasa (15/11/2020).

Ilustrasi - Di usia produktif pun nggak menutup kemungkinan untuk menjadi usia rentan kematian Covid-19. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>

Selain penyakit bawaan, usia juga menjadi risiko paling tinggi penyebab kematian karena Covid-19. Kata Wiku usia paling rentan adalah pasien usia 60 tahun ke atas.

Namun untuk yang usia produktif bukan berarti nggak punya risiko sama. Risiko fatal tertular Covid-19 sampai meninggal tetap ada. Jadi, jangan merasa kebal ya.

Nah, ini adalah detail usia yang paling rentan alami kematian akibat Covid-19.

Berdasarkan usia:

  1. 31-45 Tahun: 2,4 kali lipat lebih berisiko.
  2. 46-59 Tahun: 8,5 kali lipat lebih berisiko.
  3. 60 Tahun ke atas: 19,5 kali lipat lebih berisiko.

Berdasarkan penyakit komorbid:

  1. Penyakit ginjal: 13,7 kali lebih berisiko.
  2. Penyakit jantung: 9 kali lebih berisiko.
  3. Diabetes mellitus: 8,3 kali lebih berisiko.
  4. Hipertensi: 6 kali lebih berisiko.
  5. Penyakit imun: 6 kali lebih berisiko.

Wah, harus tetap hati-hati ya, Millens. (IB28/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Lezatnya Mi Ayam Ceker Pak Kawit yang Melegenda di Pusat Kota Semarang

16 Jan 2026

Rupiah Masuk Daftar 5 Besar Mata Uang Terlemah di Dunia

16 Jan 2026

Kembali Didera Banjir, Warga Desa Wonorejo Memilih Bertahan di Rumah

16 Jan 2026

Bertahan dalam Banjir; dari Alasan Merawat Ternak hingga Menjaga Anggota Keluarga

16 Jan 2026

Yuk, Intip Tradisi Leluhur 'Nabung' Air Hujan yang Mulai Terlupakan

16 Jan 2026

Jateng Nol Desa Sangat Tertinggal, Kini Ribuan Berstatus Mandiri dan Maju!

16 Jan 2026

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: