BerandaCOVID 19
Minggu, 19 Jun 2021 12:27

Isu Yogyakarta Lockdown, Objek Wisata Ditutup Sabtu-Minggu

Isu Yogyakarta lockdown mengemuka akibat naiknya kasus Covid-19 di sana. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Sri Sultan Hamengku Buwono X menyoroti naiknya kasus Covid-19 di Yogyakarta. Dia pun mengungkap wacana Yogyakarta lockdown. Kapan bakal dimulai?

Inibaru.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta sedang mempertimbangkan untuk melakukan karantina wilayah. Isu Yogyakarta Lockdown ini diungkap sendiri oleh Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X usai melihat tinginya kasus Covid-19 di sana.

Pada Jumat (18/6/2021), Sri Sultan menyebut kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro sudah nggak bisa lagi diandalkan.

“Satu-satunya cara ya lockdown totally,” ujarnya di Komplek Kepatihan Yogyakarta.

Sri Sultan juga menyoroti masih tingginya kasus penularan Covid-19 gara-gara interaksi anggota keluarga atau tetangga. Hal ini membuat angka kasus positif pada 16 dan 17 Juni 2021 di Yogyakarta mencapai rekor tertinggi.

Selain itu, ketersediaan tempat tidur di rumah-rumah sakit rujukan Covid-19 sudah semakin berkurang. Bagaimana nggak, di Yogyakarta, tempat tidur rumah sakit sudah terisi sampai 73,90 persen pada 17 Juni 2021.

Objek Wisata Tutup Sabtu-Minggu

Selain menggelontorkan opsi lockdown, Pemda Yogyakarta juga meminta objek wisata untuk menutup objek wisata di akhir pekan alias Sabtu-Minggu. Sebelumnya, Pemkab Bantul sudah mengeluarkan kebijakan ini meski rentang waktunya hanya 15 sampai 28 Junij 2021 saja.

Sayangnya, di hari-hari biasa, objek wisata diperbolehkan buka meskipun pengelolanya harus menerapkan protokol kesehatan dengan lebih ketat. Selain itu, objek wisata di daerah merah harus tutup.

Tempat-tempat wisata di Yogyakarta juga diminta untuk ditutup. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

“Sementara objek wisata yang ada di daerah oranye dan hijau harus tutup secara berkala kemudian pengunjungnya dibatasi maksimal 25 persen dari total kapasitas,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji, Sabtu (19/6).

Wisatawan Diminta Berpikir Ulang untuk Datang ke Yogyakarta

Semenjak Lebaran 2021, kunjungan wisata ke Yogyakarta semakin meningkat. Bahkan, sejumlah kegiatan study tour dari sekolah dan event-event telah diadakan sebagaimana saat kondisi sebelum pandemi.

Hanya, hal ini ternyata berimbas buruk pada meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Yogyakarta dengan drastis. Angka kematian, khususnya di golongan orang-orang dengan usia lebih dari 50 tahun meroket tajam. Hal ini membuat wisatawan diminta untuk berpikir ulang untuk datang ke Yogyakarta. Bahkan, bisa dikatakan sebaiknya kini semua orang menahan di rumah saja.

Soal kepastian tentang kapan lockdown diterapkan di Yogyakarta, Sultan masih akan membahasnya dengan seluruh jajaran pemerintahan kabupaten/kota di DIY serta perwakilan dari dunia kesehatan pada Senin (21/6/2021) nanti.

Pilihan lockdown ini dipertimbangkan agar nggak ada lagi kunjungan orang ke Yogyakarta sehingga tempat wisata nantinya akan tutup dengan sendirinya tanpa perlu diminta oleh pemerintah.

Nggak hanya di Yogyakarta, ya Millens. Kasus Covid-19 di hampir semua daerah di Indonesia memang sedang melonjak tajam. Mau nggak mau kita harus menahan diri di rumah saja dan menerapkan protokol kesehatan dengan lebih ketat kalau mau keluar rumah.

Hanya, apakah daerah lain juga sebaiknya mempertimbangkan opsi lockdown seperti Yogyakarta, Millens? (Idn/Tem/Bis/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: