BerandaAdventurial
Rabu, 16 Apr 2019 09:36

Klenteng Cu An Kiong dan 3 Spot Wisata Menarik di Lasem yang Harus Kamu Coba!

Klenteng Cu An Kiong. (Instagram/fajarhw)

Pernahkah kamu mendengar Tiongkok Kecil di Jawa Tengah bernama Lasem? Bangunan kuno dengan arsitektur zaman kolonial terserak di antara pemukiman warga nan ramah di salah satu kecamatan di Kabupaten Rembang itu.

Inibaru.id – Daerah yang telah menjadi saksi peradaban manusia sejak jutaan tahun lalu ini menyimpan berjuta misteri dan potensi wisata sejarah yang siap digali. Setidaknya, terdapat 241 rumah kuno di kawasan Pecinan Lasem.

Bukan hanya itu yang bikin kecamatan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, ini, istimewa. Ada banyak bangunan megah serta destinasi wisata yang harus kamu kunjungi. Simak ulasannya ya!

  1. Klenteng Cu An Kiong

Klenteng Cu An Kiong yang bersejarah. (TripAdvisor)

Klenteng yang dibangun pada abad ke-16 ini diyakini sebagai klenteng tertua yang ada di Tanah Jawa, Millens. Gerbang dengan ornamen naga akan siap menyambut kamu dari halaman kelenteng.

Di sana, aroma hio yang khas menyeruak seisi ruangan. Beberapa patung dewa disimpan di altar, sedangkan di depannya terdapat sesaji persembahan berupa aneka buah-buahan.

Klenteng yang berada di Jalan Dasun, Desa Soditan, itu memiliki dua patung tokoh dewa dan dua patung singa berwarna emas, yang seakan menjadi penjaga pintu masuk klenteng. Interiornya memang sangat unik dan dindingnya dipenuhi rangkaian lukisan tentang dewa-dewi. Menarik!

  1. Omah Lawang Ombo

Omah Lawang Ombo. (IDsejarah)

Kamu bisa merasakan aura mistis begitu memasuki rumah kuno ini. Rumah bergaya Tiongkok itu adalah salah satu bekas gudang candu pada masa abad ke-18. Rumah peninggalan saudagar Tionghoa bernama Liem Kok Sing tersebut dibangun pada 1860.

Opium atau candu adalah komoditas yang sangat berharga, kendati terlarang. Maka, perdagangan candu pun dilakukan secara sembunyi-sembunyi kala itu.

Demi menjadikannya cagar budaya, Pemprov Jateng sempat berencana membeli Omah Lawang Ombo. Namun, ahli waris rumah menolaknya.

Hingga kini, bangunan tersebut memang nggak bisa dimasuki sembarang orang. Jadi, untuk berkunjung ke sana, kamu harus mendapat izin dari pengelolanya terlebih dahulu.

  1. Klenteng Gie Yong Bio

Klenteng Gie Yong Bio. (Ceritakain.com)

Tempat ini akan jadi wisata yang menyenangkan karena kamu bisa menyaksikan keberagaman yang harmonis di sini. Yap, konon Klenteng Gie Yong Bio dibangun untuk menghormati Raden Panji Margono, seorang tokoh pribumi dan beragama Islam di Lasem yang melawan penjajah Belanda.

Bahkan, di kelenteng ini ada altar khusus untuk Raden Panji Margono yang diletakkan di ruangan khusus. Besarnya pun sama dengan altar kongco yang lain. Nggak jarang mereka yang bersembahyang di kelenteng ini juga menghampiri pula altar Raden Panji Margono.

  1. Pantai Caruban

Pantai Caruban. (Lelungan)

Pantai Caruban berada nggak begitu jauh dari Terminal Lasem. Kamu bisa ke sana dengan naik delman atau ojek dengan menyusuri jalan sempit di antara tambak garam dan bandeng.

Pantai ini menjadi saksi bisu kejayaan Kerajaan Majapahit pada masanya, karena konon disinilah salah satu lokasi pangkalan armada maritim Majapahit kala itu, bahkan nggak jarang masih ditemukan pecahan-pecahan gerabah di sekitar pantai.

Biar nggak menyesal, segera atur waktumu untuk datang ke Lasem, ya! (IB06/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: