BerandaAdventurial
Sabtu, 5 Apr 2019 18:43

Menelusuri Sejarah Kopi di Kerajaan Mangkunegaran

Biji kopi. (Hallandwilcox)

Kopi rupanya menjadi salah satu bahan pangan yang membantu keuangan Kerajaan Mangkunegaran. Dari kerajaan ini pula, sistem pengelolaan modern kemudian lahir. Seperti apa sejarah minuman dengan aroma harum ini di kerajaan tersebut?

Inibaru.id – Kopi menjadi minuman favorit banyak orang. Minuman ini rupanya digemari pula pada masa Kerajaan Mangkunegaran. Di kerajaan ini, kopi sudah ditanam sejak 1814. Penanamannya dilakukan di wilayah Gondosini, Desa Conto, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri.

Penanaman kopi dilakukan saat Pangeran Arya Gandakusuma menjabat sebagai patih. Pada 1842, Kerajaan Mangkunegaran memproduksi biji kopi sebanyak 1.208 kuintal. Pada 1857, jumlah ini meningkat drastis menjadi 11.1145 kuintal.

Perkebunan kopi kerajaan nggak lagi hanya berada di wilayah Bulukerto, Hanggabayan, Keduwang, dan Karangpandan. Penanamannya tersebar di wilayah Tawangmangu, Jumapolo, Jumapuro, Jatipuro, Ngadirojo, Sidoarjo, Jatisrono, Purwantoro, Girimarto, Eromoko, Nguntoronadi, Singosari, dan Ngawen.

Seiring meningkatnya produksi biji kopi, Mangkunegara IV kemudian membuat sistem manajemen pengolahannya. Di setiap wilayah tersebut, didirikan gudang penampungan yang dikelola seorang penilik atau inspektur. Pada 1867, masyarakat telah menerapkan tata cara pengolahan kopi secara modern.

Sayang, masa kejayaan kopi Kerajaan Mangkunegaran kemudian mulai surut pada 1878. Hingga 1900, keuangan kerajaan merugi lantaran terus mengalami gagal panen. Gagal panen ini disebabkan oleh merebaknya jamur Hemeleia vastarix atau karat daun.

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, virus ini kini bisa diminimalisasi. Yuk, berharap semoga kopi Indonesia bisa terus berjaya di mata dunia! (IB15)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: