BerandaAdventurial
Rabu, 1 Mei 2018 18:34

Menyapa Kera-Kera Jinak di Goa Kreo

Pengunjung yang sedang berfoto di mulut Goa Kreo. (inibaru.id/Faidah Umu)

Liburan bingung mau ke mana? Ke Goa Kreo saja! Menyuguhkan pemandangan alam yang indah serta Goa Kreo yang tenang dan tentram, kera-kera ekor panjang yang lucu juga akan menyambutmu dengan tingkahnya yang menggemaskan.

Inibaru.id – Singgah ke Kota Semarang nggak lengkap rasanya kalau kamu belum berkunjung ke objek wisata yang satu ini. Yap, Goa Kreo! Objek wisata ini berada di RW 3 Dukuh Talunkacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Nggak seperti beberapa tahun lalu, akses menuju lokawisata alam tersebut sekarang bisa dikatakan sudah sangat mudah, lo, Millens. Jarak dari pusat kota menuju tempat wisata ini sekitar 15 kilometer. Kamu bisa menggunakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi ke sini.

Kalau menggunakan transportasi umum, kamu bisa naik bus trans-semarang dari Simpanglima Semarang, lalu turun di Klenteng Sam Poo Kong. Dari situ, kamu bisa naik angkutan jurusan Karangayu-Gunungpati, kemudian turun di gapura pertama Goa Kreo. Dari gapura menuju lokasi wisata berjarak sekitar satu kilometer. Silakan kaki atau menyewa jasa ojek.

Selain tempat yang mudah dijangkau, harga tiket masuk Goa Kreo juga terhitung sangat murah. Cukup merogoh kocek sebesar Rp 4.500 per tiket, kamu sudah bisa menikmati lokawisata penuh kisah legenda ini. Konon, satu kisah mengatakan bahwa goa ini merupakan tempat Sunan Kalijaga, pemuka agama Islam di Indonesia, bermeditasi.

Ratusan kera ekor panjang (Macaca fascicularis) akan menyambut kedatanganmu begitu kamu memasuki goa yang berlokasi nggak jauh dari Waduk Jatibarang ini. Mereka dibiarkan bebas berkeliaran di tempat tersebut. Eits, tapi nggak boleh dibawa pulang ya, karena keberadaan kera-kera liar itu dilindungi.

Kera ekor panjang bebas berkeliaran dan berinteraksi dengan pengunjung (inibaru.id/Verawati Meidiana)

Kendati liar, kamu nggak perlu takut kok, karena kera-kera tersebut umumnya jinak, asalkan kita nggak mengganggu mereka. Namun, sangat disarankan untuk nggak membawa barang-barang yang gampang direbut mereka, lantaran mereka acap iseng merebut barang seperti kacamata, kalung, dompet, makanan, atau minuman pengunjung. Jadi, awasi barang-barangmu ya!

Konon, kera yang hidup di Goa Kreo berjumlah hingga ribuan ekor. Mereka terbagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama berkeliaran di dekat pintu masuk dan kebun sebelum jembatan, kemudian kelompok kedua suka bermain di sekitar goa. Sementara, kelompok ketiga menguasai wilayah di atas goa. Hm, tampak menyeramkan ya, Millens, tapi mereka lucu kok!

Fasilitas penunjang tempat wisata, akses yang mudah, dan berbagai spot foto baru yang dibuat di sini membuat Goa Kreo kian banyak dikunjungi wisatawan dalam beberapa tahun terakhir. Nggak sedikit pengunjung yang menyengaja datang lantaran penasaran dengan tempat tersebut. Salah seorang di antaranya adalah Vivi, pengunjung asal Kendal.

Ditemui Inibaru.id di lokasi Goa Kreo belum lama ini, Vivi mengaku baru kali pertama datang ke tempat tersebut. Dia memang sengaja mencari tempat tersebut lantaran penasaran dengan keberadaan kera-kera di sana yang menurutnya menggemaskan.

“Saya googling, memang sengaja cari lokasi. Ya sudah, liburan sekalian setelah UNBK," ujar Vivi.

Wisata Unggulan

Belum lama ini Goa Kreo ditetapkan sebagai salah satu ikon wisata unggulan di Kota Semarang. Banyak hal diperbaiki, termasuk dalam hal promosi. Pemandu Wisata Goa Kreo Danu Kasno mengatakan, seiring dengan perbaikan yang dilakukan pemerintah, pengunjung lokawisata ini terus bertambah dari waktu ke waktu.

Danu menambahkan, rata-rata para pengunjung yang piknik ke Goa Kreo mencapai ratusan orang tiap hari. Pada hari biasa (weekdays), kata Danu, pengunjungnya sekitar 100-300 orang, sedangkan pada akhir pekan atau hari libur, jumlah itu bisa meningkat hingga 10 kali atau sekitar ribuan orang. Wah!

Alhamdulillah! Mereka ada yang datang sendiri-sendiri, ada juga yang rombongan pakai bus-bus,” ujar Danu.

Di Goa Kreo, kamu nggak perlu takut tersesat karena sudah ada jalur yang akan memandumu hingga ke mulut goa. Namun, kalau kamu kurang yakin dan membutuhkan pemandu wisata, datanglah ke pusat informasi atau tanya langsung di loket masuk. Kamu cukup mengeluarkan uang sekitar Rp 50 ribu untuk menyewa seorang pemandu.

Para pemandu di Goa Kreo umumnya tahu banyak terkait kisah sejarah, legenda, maupun mitos-mitos yang ada di tempat berhawa sejuk tersebut. Jadi, sembari berkeliling, kamu bakal banyak dijejali cerita terkait Goa Kreo yang menarik.

Dengan adanya tangga, akses menuju lokasi goa menjadi mudah (inibaru.id/Faidah Umu)

Di tempat tersebut, kamu juga nggak perlu takut kebingungan mencari tempat MCK atau salat, Millens. Fasilitas tempat wisata seluas lima hektare itu cukup lengkap, kok. Kamar mandi, WC, bahkan musala, tersedia di sana. Bahkan, kamu nggak perlu takut kelaparan, karena ada banyak warung makan di sekitar Goa Kreo.

Nah, itu tadi sekilas gambaran tentang Goa Kreo. So, tunggu apa lagi? Segera deh kunjungi Goa Kreo. Salam buat kera-kera ekor panjangnya ya, Millens! (Faidah Umu/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: