BerandaAdventurial
Minggu, 10 Agu 2019 19:46

Mencoba Bertahan Digerus Zaman, Benteng Pendem Purworejo Kurang Terurus

Benteng Pendem menjadi sejarah pahit bagi warga Desa Donorejo. (Beritapurworejocom.blogspot)

Menjadi tempat pengintaian militer Jepang pada masa penjajahan, Benteng Pendem di Desa Donorejo merupakan salah satu situs sejarah yang kurang terawat. Padahal, lokasi benteng yang berada di dekat laut ini bisa menarik minat pengunjung. Ada apa saja di Benteng Pendem?

Inibaru.id – Benteng Pendem merupakan salah satu objek wisata bersejarah di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Kendati sudah berusia hampir seabad, benteng yang dibangun pada masa penjajahan Jepang ini masih bertahan. Jika pengin menyaksikan bagaimana penampilannya sekarang, datanglah ke Desa Dadirejo di Kecamatan Bagelen.

Dengan membayar Rp 5.000 saja, kamu sudah bisa masuk ke dalam kawasan ini. Berada di atas perbukitan, Benteng Pendem dulu digunakan sebagai tempat pengintaian tentara Jepang. Dari sana pula, tentara Jepang bisa menyaksikan laut selatan yang lokasinya nggak jauh dari Desa Dadirejo.

Selain suasana yang asri, tentu debur ombak di kejauhan bakal bikin kamu tenggelam di tempat ini.

https://pbs.twimg.com/media/BSZwOs1CUAAp0wK.jpg:large

Sebagai situs sejarah, Benteng Pendem tampak kurang terawat. (Wimg)

Benteng Pendem terdiri atas dua bangunan. Bangunan pertama berbentuk persegi panjang, sementara bangunan kedua berbentuk kotak dengan tabung di atasnya. Lumut tumbuh di beberapa bagiannya. Meski kurang terawat, kesan klasik di benteng ini tampak menonjol.

Supaya pengunjung nggak bosan, fasilitas seperti taman bermain ditambahkan pula di dekat Benteng Pendem. Selain taman bermain, ada juga tempat untuk beristirahat, Millens. Kamu yang pengin sekadar duduk, bisa menyantap bekalmu di sana.

Hm, setelah Benteng Pendem, kamu mau berkunjung ke mana lagi? Sekadar saran nih, supaya menambah wawasan, pelajari pula sejarah tempat yang kamu kunjungi. Siapa tahu, dari tempat itu kamu bisa mendapatkan inspirasi. Sepakat kan? (IB06/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Lezatnya Mi Ayam Ceker Pak Kawit yang Melegenda di Pusat Kota Semarang

16 Jan 2026

Rupiah Masuk Daftar 5 Besar Mata Uang Terlemah di Dunia

16 Jan 2026

Kembali Didera Banjir, Warga Desa Wonorejo Memilih Bertahan di Rumah

16 Jan 2026

Bertahan dalam Banjir; dari Alasan Merawat Ternak hingga Menjaga Anggota Keluarga

16 Jan 2026

Yuk, Intip Tradisi Leluhur 'Nabung' Air Hujan yang Mulai Terlupakan

16 Jan 2026

Jateng Nol Desa Sangat Tertinggal, Kini Ribuan Berstatus Mandiri dan Maju!

16 Jan 2026

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: