BerandaTradisinesia
Rabu, 24 Apr 2018 16:55

Ambeng Sewu dan Rasa Syukur Orang Kebumen

Warga menyiapkan ambeng pada Festival Ambeng Sewu (Kebumen.sorot.co)

Warga Desa Jembangan di Kebumen, Jawa Tengah menggelar tradisi Merdi Desa dalam bentuk Festival Ambeng Sewu. Lebih dari 1000 nasi tumpeng disajikan dalam acara ini.

Inibaru.id  – Tradisi apa yang menjadi ciri khas daerahmu, Millens? Sebagai ungkapan syukur atas limpahan rezeki, banyak masyarakat yang merayakan tradisi tertentu. Nah, dengan tujuan yang sama, masyarakat di Desa Jembangan, Kecamatan Poncowarno, Kebumen, Jawa Tengah, rutin melakukan tradisi Merdi Desa.

Acara selamatan ini merupakan tradisi dari nenek moyang yang khususnya dilakukan oleh para petani. Bentuk tradisi Merdi Desa bisa berbeda-beda, lo. Pada 2018 ini, warga Desa Jembangan bekerja sama dengan pengelola objek wisata Jembatan Poncowarno untuk menggelar kegiatan bertajuk “Festival Ambeng Sewu” atau Festival Ambeng Seribu.

Baca juga:
Tiga Tari Tradisional Cilacap Bikin Hatimu Kebat-kebit
Jawa dan Sunda Berpadu dalam Tari Jalungmas

Dalam festival ini, warga membuat lebih dari seribu ambeng (tumpeng) yang berbentuk tumpeng. Nasi ambeng merupakan hidangan khas Jawa berupa nasi putih. Nasi ini diberi lauk pauk di sekelilingnya dan diletakkan di atas tampah. Nah, menu ini dipilih karena berkaitan erat dengan padi yang menyimbolkan kehidupan petani.

Setelah ambeng siap disajikan, warga berkumpul di Jembataan Wisata Alam (JWA). Ambeng yang dikemas dengan janur kuning itu diletakkan di depan para warga. Setelah itu, warga pun berdoa bersama-sama. Seusai berdoa, tiap warga saling mencicipi menu olahan dan menukarnya. Kemudian, mereka membawa pulang ambeng tersebut untuk dimakan bersama keluarga.

Mengutip kebumen.sorot.co (22/4/2018), kegiatan tukar-menukar ambeng tersebut dilakukan sebagai wujud persatuan dan kesatuan masyarakat.

Uniknya, ambeng-ambeng itu sempat dibawa menggunakan perahu, lo. Ambeng itu pun dibagikan pada para pengunjung tempat wisata dan disajikan di sekitar kawasan tersebut.

Baca juga:
Kamu Gebyuk Ikan-Ikan, Kamu Melestarikan Sungai
Menyelamati Padi-Padi dan Gaung Doa untuk Keberlimpahan Panen

“Dengan jumlah warga Jembangan berjumlah 1800, ambeng akan disajikan di jalan-jalan atau sekitar kawasan obyek wisata, sehingga pengunjung dapat ikut menikmatinya. Dengan demikian, ambeng sebagai bentuk budaya dan kearifan lokal ini dapat turut menambah daya tarik pariwisata," ujar Perangkat Desa Jembangan, Supriyanto.

Nah, Millens perlu tahu bahwa kegiatan perpaduan kebudayaan lokal dan pariwisata ini baru pertama kali dilakukan, lo. Secara nggak langsung, pengembangan wisata telah dilakukan dengan berjalannya kegiatan ini. Wajar saja, tradisi ini kemudian menjadi sorotan banyak pihak.

Wah, menarik, ya! Jangan lupa untuk menengok tradisi ini ketika kamu berkunjung ke Kebumen. (IB08/E02)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: