BerandaTradisinesia
Sabtu, 8 Jun 2018 08:00

Sudah Tahu Belum Asal Usul Mudik Lebaran? Yuk Simak!

Suasana mudik lebaran (viva.co.id)

Lebaran identik dengan tradisi mudik. Tapi tahu nggak sih kalau awalnya mudik nggak ada hubungannya dengan lebaran? Yuk intip penjelasannya!

Inibaru.id – Lebaran tinggal menghitung hari. Para perantau mulai mempersiapkan diri pulang ke kampung halaman. Tradisi ini lebih populer dengan istilah mudik. Yap! Mudik lebaran merupakan agenda tahunan masyarakat Indonesia. Mudik dapat menjadi sarana menjalin silaturahmi dengan keluarga di kampung. Namun ternyata tiap generasi memiliki makna yang berbeda. Yuk, cek perbedaan makna mudik lebaran itu!

Melansir Brilio.net (01/06/2018), dalam bahasa Jawa ngoko (kasar), mudik merupakan kependekan dari mulih dilik yang berarti pulang sebentar saja. Namun sekarang mudik sering dikaitkan dengan kata udik yang artinya kampung, desa, atau lokasi yang menunjukan oposisi dari kota.

Pemudik yang akan kembali ke kampung halaman. (rmoljabar.com)

Dari situ mudik diartikan sebagai kembali ke kampung halaman. Jadi sebenarnya mudik nggak ada hubungannya dengan lebaran lo. Kamu bisa saja kok pulang ke kampung halaman kapanpun kamu bisa.

Hanya saja karena libur lebaran biasanya berlangsung berhari-hari, orang jadi tertarik untuk mudik. Ditambah lagi populasi warga muslim di Indonesia paling tinggi. Jadilah istilah mudik kian populer di antara para muslim.

Para perantau yang pulang biasanya nggak hanya bertandang ke rumah saudara-saudara yang masih hidup. Tetapi juga menjenguk anggota keluarga yang sudah meninggal. Hal yang paling umum dilakukan adalah membersihkan makam. 

Petani dari Zaman Majapahit Sudah Mengenal Mudik

Usut punya usut, tradisi mudik sudah dijalankan petani Jawa sebelum masa Kerajaan Majapahit lo. Namun, istilah mudik lebaran baru populer sekitar 1970-an. Pada waktu itu, Jakarta menjadi satu-satunya kota yang dituju para perantau untuk mengadu nasib.

Baru deh pada 2000-an, semakin banyak orang yang merantau ke kota selain Jakarta. Setali tiga uang dengan Jakarta. Mereka yang bekerja di kota lain juga hanya bisa mudik ketika momen lebaran saja sehingga tradisi mudik lebaran pun semakin berakar.

Nah, para pemudik ini memiliki tujuan-tujuan tertentu saat mudik lebaran, lo. Sebagian besar mudik untuk menjalin silaturahmi dengan saudara, kerabat dan tetangga. Mudik juga menjadi pengingat asal usul daerah bagi mereka yang merantau.

Tapi, mudik juga kadang dijadikan sebagai ajang eksistensi diri dan keberhasilan di tanah orang. Mereka yang merantau akan kembali dengan gaya yang berbeda, sangat kekotaan. Dari situ sanak saudara di desa akan ikut merasakan keberhasilannya dalam merantau.

Mudik lebaran juga sering dimanfaatkan untuk liburan bersama keluarga. Mereka akan berwisata bersama untuk menghilangkan penat setelah setahun sibuk bekerja. Sehingga diharapkan ketika masuk kerja kembali akan memiliki semangat yang baru.

Nah, buat kamu para perantau millenial, sudah siapkah untuk mudik lebaran tahun ini? (IB13/E05)

 

 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: