BerandaTradisinesia
Jumat, 12 Sep 2019 17:14

Seru-seruan Main Engklek, Cara Asyik Latih Keseimbangan

Engklek melatih anak menjaga keseimbangan tubuh. (Yulianaekas.blogspot)

Jangan mengaku milenial kalau nggak pernah mengenal engklek! Penyebutannya mungkin berbeda, tapi semua itu merujuk pada permainan melompat-lompat pada kotakan-kotakan yang digambar di atas tanah atau tempat datar lainnya. Pernah tahu?

Inibaru.id – Engklek merupakan salah satu permainan tradisional yang seru. Seperti kebanyakan mainan tradisional, alat yang dibutuhkan untuk memainkannya pun sederhana. Dengan menggambar beberapa kotak persegi di tanah, kamu bisa memulai permainan menggunakan kereweng atau pecahan tembikar.

Selain di tanah, engklek bisa pula dimainkan di permukaan datar lainnya. Menggarisnya menggunakan kapur. Meski nggak secara spesifik menjadi permainan untuk gender tertentu, engklek lebih sering dimainkan anak perempuan ketimbang laki-laki.

Sebelum memulai engklek, kamu harus punya kereweng yang menjadi penanda mereka. Pada setiap kotak yang diisi penanda ini, pemain nggak boleh menginjaknya. Dengan satu kaki saja, kamu wajib melompati kotak demi kotak sekaligus menyeimbangkan diri.

Bermain engklek. (Gametradisionalku.wordpress)

Jika jatuh atau menginjak garis penanda, kamu harus mempersilakan lawan mainmu untuk bermain. Begitu seterusnya!

Pemenang permainan ini adalah yang paling banyak mendapatkan kotak. Untuk bisa mendapatkan kotak-kotak itu, kamu harus menuntaskan aksi lompatanmu hingga ke kotak paling atas, yang biasa disebut sebagai "gunung".

Jika sudah tuntas, kamu boleh melemparkan kerewengmu ke kotak yang pengin kamu dapatkan. Namun, ingat, caranya nggak gampang, lo. Saat melempar kereweng, kamu harus membalikkan badanmu. Jika, kerewengmu nggak masuk kotak mana pun, kamu harus mengulanginya lagi sampai memperoleh kotakmu.

https://merahputih.com/media/2016/03/13/TwXo7Z0OAu1457828276.jpg

Yang berhasil memiliki kotak paling banyak, dialah pemenangnya. (Merah Putih)

Meski terkesan agak membingungkan, engklek cukup mudah dilakukan, kok. Duh, jadi teringat masa kecil nggak sih? (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: