BerandaPasar
Minggu, 26 Agu 2017 19:39

Indonesia Barter 11 Pesawat Tempur Rusia Suhkoi-35 dengan Kopi dan Sawit, Wah!

Pesawat sukhoi. (Foto: Harian Nasional)

Perkuat pertahanan Indonesia, Pemerintah tukar komoditas dengan 11 pesawat tempur Sukhoi-35 dari Rusia.

Inibaru.id - Hubungan baik antara Indonesia dan Rusia berbuah manis dengan adanya kesepakatan pertukaran berbagai komoditas khas tanah air seperti kopi, karet, hingga kelapa sawit dengan pesawat tempur berjenis Sukhoi SU-35. Pesawat Sukhoi SU-35 merupakan salah satu pesawat tempur paling mentereng dan berteknologi paling maju di dunia yang diproduksi oleh Negeri Beruang Merah tersebut.

Pertukaran ini terjadi dalam penandatangan nota kesepahaman pada 10 Agustus 2017 lalu antara PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia dengan Rostec, salah satu BUMN terkemuka dari Rusia, pada awal bulan Agustus 2017 ini.

Menteri Perdagangan Enggaritiasto Lukita melalui keterangan resminya kepada Antara di Jakarta, Kamis (3/8) menyebutkan bahwa komoditas Indonesia seperti teh, kopi, dan minyak kelapa sawit memang akan ditukarkan dengan 11 pesawat Sukhoi SU-35 sebagai skema imbal dagang. Dengan mendapatkan salah satu pesawat tempur yang strategis ini, diharapkan Indonesia semakin meningkatkan daya gentar di kawasan sehingga semakin disegani dalam hal menjaga kedaulatan wilayah tanah air.

Baca juga: Pesawat N-219 Karya Anak Bangsa Diharapkan Bisa Mengudara Sebelum 17 Agustus

Panglima TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan kepada Antara bahwa kehadiran pesawat tempur Sukhoi SU-35 ini memang sangat diharapkan oleh pihak TNI. Menurutnya, pesawat tempur ini adalah yang terbaik bagi para prajurit untuk menjaga pertahanan perairan Indonesia.

Sebagai informasi, ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ternyata kini menjadi peringkat kedua terbesar di Rusia. Menteri Enggar sendiri menyebutkan bahwa sejak zaman pemerintahan Presiden Soekarno, Indonesia memang selalu konsisten menjadi salah satu pengekspor minyak kelapa sawit terbesar di negeri dengan wilayah yang paling luas di seluruh dunia ini.

Tak hanya menjadi pengekspor minyak kelapa sawit dengan jumlah yang konsisten, kini Indonesia juga terus menjamin produk kelapa sawit yang diekspor ke Rusia dan negara-negara lainnya terjamin sustainability, kesehatan, serta kebersihan produknya.

Indonesia juga secara konsisten telah menerapkan standar kelestarian melalui Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).  Enggar juga menyebutkan bahwa dirinya sangat mernghargai inisiatif pendirian Aliansi Minyak Kelapa Sawit Indonesia dan Rusia yang dianggap mampu menjembatani berbagai jenis kepentingan bisnis dan mampu membentuk kesepahaman akan berbagai produk minyak kelapa sawit yang dijual-belikan oleh kedua belah negara.

Baca juga: Bandara Wamena, Dulu Dianggap Seperti Kandang Ayam. Kini Jangan Kaget Ya?

Adanya kesepakatan pertukaran antara hasil bumi Indonesia dengan pesawat tempur dari Rusia ini juga diharapkan mampu membuat kedua belah negara memperluas kerja sama perdagangan untuk berbagai sektor lainnya. Sebagai contoh, semakin banyak produk khas Indonesia yang nantinya akan diperkenalkan ke Rusia, begitu juga sebaliknya.

Sebagai informasi, saat ini Indonesia sedang menikmati surplus perdagangan dengan Rusia dengan angka yang mencapai US$ 411 Juta pada tahun 2016 lalu. Tingginya surplus perdagangan antara kedua belah negara ini diharapkan akan semakin luas untuk berbagai bidang kerjasama lainnya seperti di bidang pariwisata, energi, dunia pendidikan, teknologi, hingga kedirgantaraan. (GIL/IB)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: