BerandaPasar Kreatif
Selasa, 2 Feb 2026 13:01

Sepeda Listrik Menjadi Gaya Hidup Baru Warga Urban Jawa Tengah

Ofero dealer sepeda listrik saat memperkenalkan series terbarunya Stareer 5. (Inibaru.id/ Sundara)

Tren sepeda listrik di Jateng menunjukkan perubahan gaya hidup warga perkotaan, yang kini memilih kendaraan praktis, hemat dan ramah lingkungan untuk mobilitas harian.

Inibaru.id - Tiga tahun terakhir, sepeda listrik perlahan mengubah lanskap mobilitas perkotaan di Jawa Tengah (Jateng). Lebih dari sekadar alat transportasi untuk aktivitas sehari-hari, kendaraan bertenaga baterai itu sekarang menjadi simbol gaya hidup urban yang praktis, hemat dan ramah lingkungan.

Fenomena sepeda listrik terlihat jelas ketika Ofero memperkenalkan Stareer 5 Lithium di Semarang. Perkembangan desain dan performanya menarik minat warga yang mulai menjadikan sepeda listrik bagian dari keseharian mereka.

Manager Area Ofero Jateng, Rikko Ariyanto, menyatakan Stareer 5 ini penyempurnaan dari versi sebelumnya, yang mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer berkat dual baterai yang terpasang.

"Kita lihat kota-kota besar saat ini untuk kesibukan pekerjaan dan lain-lain. Kemudian juga bisa untuk ibu rumah tangga ke pasar maupun jemput anak sekolah. Stareer 5 ini lebih untuk kalangan dewasa untuk menunjang aktivitas sehari-hari," ujar Rikko kepada Inibaru.id, Minggu (1/2/2026).

Desain Stareer 5 juga lebih menonjol dibanding seri sebelumnya. Tren konsumen saat ini menunjukkan preferensi pada bentuk yang futuristik, modern, dan dinamis, sehingga tampilan sepeda listrik menjadi salah satu pertimbangan utama bagi pembeli.

"Sebelumnya desain kami lebih klasik dan feminin, kali ini kami keluarkan desain futuristik yang lebih maskulin, khususnya untuk konsumen laki-laki," imbuhnya.

Sejauh ini, Ofero telah mengeluarkan delapan tipe sepeda listrik, tapi Stareer 3 menjadi tipe yang paling diminati oleh masyarakat. Tercatat pada 2025, penjualan Strareer 3 di Indonesia mencapai 2.300, termasuk 1.230 unit di Jateng.

Penampakkan unit-unit sepeda listrik Ofero. (Inibaru.id/ Sundara)

Meski begitu, Rikko mengakui bahwa di awal kemunculannya, banyak masyarakat masih ragu menggunakan sepeda listrik sebagai alternatif transportasi. Kekhawatiran mereka biasanya terkait jarak tempuh dan ketersediaan layanan servis jika terjadi kerusakan.

Seiring berjalannya waktu, sepeda listrik mulai menembus keseharian warga urban sebagai moda transportasi praktis dan efisien. Selama tiga tahun terakhir, tren ini semakin terlihat jelas di jalanan perkotaan, dari pelajar, ibu rumah tangga hingga pekerja.

"Untuk tipe dengan harga Rp4-5 juta, biasanya digunakan pelajar SMP dan SMA untuk aktivitas sekolah," ungkap Rikko. "Sementara untuk tipe high-end, pengguna umumnya orang-orang dengan kesibukan harian seperti pekerja atau ibu rumah tangga yang pergi ke pasar."

Perubahan gaya hidup warga urban salah satunya dirasakan Abdul Salam yang memutuskan beralih dari motor bensin ke sepeda listrik. Sejauh ini dia belum menemukan kendala yang berarti sejak memakai sepeda listrik sebagai moda penunjang aktivitas sehari-harinya.

"Dulu saya pakai sepeda motor Vario 160. Karena tertarik dengan model yang praktis, saya jual motor lama dan beralih ke sepeda listrik. Menurut saya lebih irit dibanding motor konvensional," tandasnya.

Sepeda listrik hadir bukan sekadar sebagai alat transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup warga urban di Semarang. Menurutmu, sudah bisakah motor listrik menggantikan motor konvensional. (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Ternyata Bumi Kita Nggak Seburuk Itu, Simak Kabar Baik Pemulihan Alam Belakangan Ini!

21 Jan 2026

Kata Pakar Soal Makanan yang Bisa Bertahan Lebih dari 12 Jam

22 Jan 2026

Apakah Indonesia Sudah Memasuki Puncak Musim Hujan?

22 Jan 2026

Tradisi Unik jelang Ramadan; Nyadran 'Gulai Kambing' di Ngijo Semarang

22 Jan 2026

Bukan Cuma Rokok, Tekanan Finansial Juga Jadi Ancaman Serius buat Jantung

22 Jan 2026

Pantura 'Remuk' Pasca-Banjir, Pemprov Jateng Mulai Hitung Kerugian dan Siapkan Strategi Baru

22 Jan 2026

Menurut PBB, Dunia Sudah Memasuki Fase Kebangkrutan Air Global!

23 Jan 2026

Waktu-waktu Terburuk untuk Liburan ke Jepang pada 2026

23 Jan 2026

Menghitung Jumlah Pengunjung Kota Lama Semarang, Gimana Caranya?

23 Jan 2026

Agenda Pembuka ICMSS ke-25, Investment Training: Strategi Berinvestasi untuk Pemula

23 Jan 2026

Dari Camilan Jadi Bahan Bakar; Ubi Kayu Kini Digenjot buat Industri Etanol!

23 Jan 2026

Inilah Senyawa Baru yang Bikin Kualitas Udara Kita Anjlok

23 Jan 2026

Berbahaya Nggak Sih Kebiasaan Terus Menancapkan Charger di Stop Kontak Meski Nggak Dipakai?

24 Jan 2026

Menariknya Asal-usul Nama Desa Tempur di Jepara

24 Jan 2026

Kampung Sporlan Semarang dan Episentrum Kelahiran Kereta Api di Indonesia

24 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: