BerandaPasar Kreatif
Jumat, 26 Jul 2018 14:00

Peneliti IPB Temukan Termoplastik Kelapa Sawit

Termoplastik dari kelapa sawit. (Okezone.com/Putra Ramadhani)

Bioplastik merupakan jenis plastik yang terbuat dari bahan-bahan yang dapat diperbaharui dan bisa terdegradasi. Tahukah kamu jika plastik jenis ini bisa dibuat dari limbah kepala sawit? Penasaran?

Inibaru.id - Sudah saatnya manusia beralih dari plastik konvensional ke plastik biodegradable. Jika plastik konvensional terbuat dari minyak bumi dan gas alam, plastik biodegradable ini terbuat dari pati termoplastik kelapa sawit. 

Nggak sama seperti plastik konvensional yang membutuhkan ratusan tahun untuk terurai, bioplastik ini mudah diurai dan didaur ulang.

Mengutip youngster.id (3/10/2017), pati termoplastik ini bisa dilunakkan berulangkali menggunakan panas dan akan mengeras jika dingin sehingga dapat dicetak lagi. Ini berkebalikan dengan jenis termoset yang jika dipanaskan akan langsung mengeras dan menjadi arang, sehingga nggak bisa didaur ulang.

Lantaran menjadi alternatif kemasan ramah lingkungan, Sabrina Manora Indriyani dan Farah Fahma kemudian meriset tentang aplikasi nanofiber tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebagai reinforcement agent pada komposit thermoplastic starch-polivinil alkohol (TPS-PVA). Keduanya adalah peniliti dari Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB).

Tandan kosong kelapa sawit (TKKS). (Rumahmesin.com)

Meski pati bukan termoplastik yang sebenarnya, namun adanya bahan pemlastis, pemanasan dan proses mekanik akan memecah struktur semikristalinnya. Kondisi tersebut memungkinkan pati untuk diproses menjadi termoplastik yang dapat terdegradasi secara alami.

Memerlukan Bahan Tambahan

Menurut Farah hal tersebut dilakukan dengan penambahan polivinil alkohol, gliserol serta nanofiber selulosa sebagai reinforcement agent menghasilkan film komposit dengan sifat fisik dan mekanis yang baik. Bahan komposit umumnya terdiri dari dua atau lebih bahan yang berbeda, yaitu bahan pengisi atau penguat (reinforcement) dan bahan pengikat yang disebut matriks.

Adapun penggunaan selulosa dari TKKS karena TKKS mengandung selulosa yang cukup tinggi yaitu sebesar 44,4%. Sehingga selulosa dari TKKS berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai reinforcement agent pada komposit pati termoplastik serta meningkatkan nilai tambah TKKS. Namun karena selulosa dari TKKS nggak bersifat plastis maka diperlukan modifikasi struktural dan penambahan bahan-bahan lain.

Hasilnya menunjukkan penambahan nanofiber selulosa meningkatkan kuat tarik dan kristalinitas film, namun menurunkan elongasi, transmisi cahaya dan laju transmisi uap air pada film. Penambahan gliserol meningkatkan elongasi, transmisi cahaya dan laju transmisi uap air pada film, namun menurunkan kuat tarik film.

Wah, tentunya penelitian ini sangat bermanfaat. Selain ramah lingkungan, adanya termoplastik dari TKSS juga bisa menjadi potensi tersendiri bagi TKKS di Indonesia yang diperkirakan mencapai 21 juta ton per tahun.

Bagaimana menurut Millens, keren bukan? (IB05/E05)

 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: