BerandaPasar Kreatif
Jumat, 3 Mei 2018 15:25

Karso Menyulap Limbah Jadi Pundi-Pundi Penghidupan

Karso, pengrajin pernak-pernik, memanfaatkan limbah untuk diolah menjadi barang bernilai ekonomi tinggi (radarbanyumas.co.id)

Apa yang kamu pikirkan jika melihat botol atau potongan kayu? Di tangan Karso, limbah-limbah tersebut berubah menjadi benda-benda menarik.

Inibaru.id – Lelaki berperawakan kurus itu tampak tekun dalam duduknya. Beberapa saat kemudian, dari ketekunannya, lahirlah sebuah figura di tangannya. Di sekelilingnya, barang-barang bekas seperti botol, kaleng plastik, kayu, dan bambu berhamburan memenuhi lantai rumahnya. Selain itu, masih ada pula limbah kayu bakar cor dan potongan kayu pabrikan. Dari limbah rumahan itulah, Karso mengubahnya menjadi barang ekonomi bernilai tinggi dan memperoleh penghasilan.

Dilansir dari radarbanyumas.co.id, warga RT 02 RW 02 Desa Sempor Lor, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga ini mengolah sendiri limbah tersebut. Kemampuan ini diperolehnya secara autodidak. Selain figura, limbah tadi diubahnya pula menjadi lampu hias dan miniatur gitar listrik. Untuk membuat barang-barang tersebut, kadang-kadang dia masih harus merogoh kocek lagi untuk menambah bahan baku.

“Iya, kendalanya sulit mencari bahan baku,” jelas Karso. “Kadang juga masih harus beli kayu dan triplek lagi.”

Pernak-pernik tersebut dijualnya ke berbagai tempat. Biasanya, pengelola dekorasi pengantin, rumah makan, dan toko-toko aksesori di Purbalingga menjadi sasaran pasarnya. Karso mengaku juga memanfaatkan momen seperti Jambore Pramuka Nasional dan perayaan HUT kabupaten untuk mengeruk lebih banyak keuntungan. Sementara untuk sehari-hari, lelaki berusia 47 tahun ini memilih berkeliling dari satu SD ke SD lain dan menunggu pesanan. Kendati enggan menyebut harga kerajinan tangannya, dirinya mengaku bisa mendapatkan Rp 2 juta sebulan jika sedang memperoleh banyak pesanan.

Selama menjadi pengrajin limbah rumahan, keterbatasan tenaga pembantu adalah salah satu kendala lain yang dialami Karso. Kesulitan menemukan orang yang telaten membuatnya mau nggak mau akhirnya kembali menggarap usaha ini sendiri. “Kaum muda sekarang kurang menyukai tantangan, tidak tekun, dan kurang tertarik diajak berkreasi menyulap barang bekas menjadi barang bernilai ekonomi tinggi,” ujar Karso.

Untuk masa mendatang, Karso menaruh harapan agar dinas terkait lebih memperhatikan nasib pengrajin seperti dirinya. “Selain itu, saya juga berharap bisa membentuk komunitas pengrajin pernak-pernik di Purbalingga,” imbuhnya menutup perbincangan. (IB15/E02)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Lezatnya Mi Ayam Ceker Pak Kawit yang Melegenda di Pusat Kota Semarang

16 Jan 2026

Rupiah Masuk Daftar 5 Besar Mata Uang Terlemah di Dunia

16 Jan 2026

Kembali Didera Banjir, Warga Desa Wonorejo Memilih Bertahan di Rumah

16 Jan 2026

Bertahan dalam Banjir; dari Alasan Merawat Ternak hingga Menjaga Anggota Keluarga

16 Jan 2026

Yuk, Intip Tradisi Leluhur 'Nabung' Air Hujan yang Mulai Terlupakan

16 Jan 2026

Jateng Nol Desa Sangat Tertinggal, Kini Ribuan Berstatus Mandiri dan Maju!

16 Jan 2026

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: