BerandaPasar Kreatif
Sabtu, 20 Jul 2018 14:31

GODECT, Alat Ekstraksi Karotenoid Karya Mahasiswa UB

Tim UB bersama GODECT. (okezone.com)

Sering dibuang begitu saja, tiga mahasiswa Universitas Brawijaya berhasil menciptakan alat yang dapat mengekstrak karotenoid dalam ampas wortel. Penasaran?

Inibaru.id - Siapa sangka jika ampas wortel masih bisa dimanfaatkan? Di tangan tiga mahasiswa Universitas Brawijaya ini, ampas worel masih bisa "diperas", lo.

Perlu kamu tahu, wortel memiliiki kandungan karotenoid. Apa itu? Yakni provitamin A yang sangat baik bagi tubuh yang bisa mencegah katarak, kanker, penyakit kardiovaskular serta degenerasi macular. Ternyata, sebanyak 80% dari total karotenoid terdapat dalam ampasnya.

Ampas wortel. (Dwiananta.com)

Karena itu, tiga mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur itu menciptakan ekstraktor ampas wortel. Tujuannya? Tentu saja menyaring karotenoid dalam ampas wortel. Mereka adalah Adi Rahmanto Wibowo, Roya Putri Habibah dan Rismoyo Nahri Filanto.

Mengutip detik.com (11/7/2018), melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dari Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), inovasi teknologi tersebut dinamakan GODECT (Green Carotenoid Extractor).

Kelebihan GODECT

Demi mewujudkan Indonesian Zero Waste Technology, GODECT menjadi alat ekstraksi karotenoid yang sangat efektif. Alat ini mengombinasikan teknologi non-thermal PEF (Pulse Electric Field). Nggak cuma itu, Millens. GODECT juga dilengkapi pressure chamber agar hasil yang didapatkan maksimal.

Kelebihan lainnya menjaga karotenoid tetap utuh sebab alat ini nggak menggunakan panas. Karotenoid memang memiliki sifat rentan terhadap panas. 

Sedangkan sifat lain dari karotenoid adalah larut dalam minyak. Oleh karena itu, mereka pun memilih melarutkan karotenoid menggunakan minyak zaitun dan mengemasnya ke dalam pil. Alasannya? Karena selain memungkinkan untuk langsung dikonsumsi, minyak zaitun juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Oya, karotenoid nggak hanya terdapat pada wortel saja, lo. Jadi diharapkan ke depannya GODECT juga bisa mengekstraksi karotenoid dari bahan lainnya, seperti bayam merah dan labu kuning.   

Wah, jadi nggak impor lagi ya kalau kebutuhan vitamin A Indonesia bisa terpenuhi. Semoga penemuan ini bisa dikembangkan. (IB05/E05) 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: