BerandaKulinary
Rabu, 6 Jan 2026 09:01

Segarnya Soto Sutri, Legenda Kuliner Sokaraja

Soto Sutri, ikon kuliner Kabupaten Banyumas. (Safiera Inamalia N)

Soto Sutri beda dari soto khas Banyumasan pada umumnya. Ada kesegaran unik di setiap suapan soto yang disajikan di sini.

Inibaru.id - Kalau sedang melintas di Kabupaten Banyumas, khususnya kawasan Sokaraja, jangan cuma berburu getuk goreng sebelum lanjut jalan. Ada satu kuliner legendaris yang sudah puluhan tahun bikin orang rela antre sejak pagi, yaitu Soto Sutri yang layak kamu coba. Warung soto yang satu ini bukan cuma terkenal di kalangan warga lokal, tapi juga sering jadi tujuan wajib para pecinta soto khas Banyumasan.

Soto Sutri sendiri sudah berdiri sejak 1984. Nama “Sutri” diambil dari sang pendiri, Ibu Sutriyah, yang merintis usaha ini secara sederhana. Lokasinya berada di Jalan Pramuka nomor 24, Sokaraja Kulon, sedikit masuk gang, dan nggak tepat di pinggir jalan besar. Meski lokasinya agak tersembunyi, jangan heran kalau warung ini selalu ramai sejak buka di pagi hari.

Yang membuat Soto Sutri istimewa adalah bahan-bahan yang dipakai di setiap porsinya. Kalau soto pada umumnya disajikan dengan nasi dan kuah bening, di sini justru menggunakan ketupat sebagai sumber karbohidrat.

Kuahnya berasal dari kaldu daging sapi yang gurih, lalu dipadukan dengan sambal kacang yang kental dan memiliki kombinasi rasa pedas dan manis. Sekilas memang terlihat seperti “gado-gado berkuah”, tapi begitu diseruput, rasanya langsung bikin paham kenapa soto ini melegenda.

Isian Soto Sutri terbilang royal. Dalam satu mangkuk, kamu akan menemukan irisan daging sapi yang cukup tebal, tauge khas Banyumas yang melimpah, daun bawang, bawang goreng, serta kerupuk yang sudah ikut terendam kuah. Kamu juga bisa memilih varian daging saja atau campur dengan jeroan sapi seperti babat dan lainnya. Menariknya, meski menggunakan jeroan, aroma amis nyaris tak terasa karena bumbunya benar-benar meresap.

Proses penyajian Soto Sutri yang menarik. (Daniel Raharjo)

Soal rasa, banyak pelanggan menyebut Soto Sutri punya karakter gurih, sedikit manis khas Jawa Tengah, dan memiliki sentuhan pedas dari sambal kacang. Sensasinya ringan tapi nagih. Tak heran kalau banyak yang bilang, sekali coba pasti ingin balik lagi.

“Rasanya gurih, manis, dan ada sensari rempahnya. Aku habiskan sampai tetesan kuah terakhir,” ungkap salah seorang pengunjung bernama Arini yang datang ke sana pada awal November 2025.

Harga Soto Sutri juga masih tergolong ramah di kantong. Satu porsi soto dibanderol sekitar Rp27.000. Di atas meja, tersedia beragam lauk pendamping seperti sate-satean, tempe, kerupuk, mireng, hingga klanting yang bisa diambil sesuai selera. Untuk minuman, tersedia teh manis panas atau es teh dengan harga Rp5.000 per gelas.

Jam buka Soto Sutri biasanya mulai pukul 08.00 atau 09.00 pagi hingga sore hari, sekitar pukul 18.00 WIB. Namun, jangan kaget kalau datang lewat jam makan siang dan mendapati sotonya sudah habis. Banyak pelanggan mengaku sudah kehabisan soto saat datang sekitar pukul 14.00 WIB.

Dengan segala keunikannya, Soto Sutri bukan sekadar tempat makan, tapi juga bagian dari cerita panjang kuliner Sokaraja yang patut dicoba setidaknya sekali seumur hidup. Yuk, kapan kita wisata kuliner ke sana, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Tumpeng, Simbol Syukur dan Harmoni dalam Tradisi Jawa

12 Mei 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.500, Apa Dampaknya bagi Masyarakat?

13 Mei 2026

Rahasia Sehat dari Isi Piring Warna-Warni

13 Mei 2026

Jamu, Warisan Leluhur yang Tetap Relevan di Tengah Gaya Hidup Modern

14 Mei 2026

Saat Rupiah Melemah, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

15 Mei 2026

Rahasia Matematika di Balik Motif Batik, dari Simetri hingga Pola Fibonacci

16 Mei 2026

ARTOTEL Gajahmada Semarang Hadirkan Pameran Seni Kontemporer “Episentrum”

16 Mei 2026

Nyandhang Tradisi untuk Menjaga Ingatan Batik Kudus

18 Mei 2026

9 WNI dalam Misi Kemanusiaan ke Gaza Dicegat Israel, Ada Wartawan Media Nasional

19 Mei 2026

Margin Kian Tipis, Banyak Seller Mulai Tinggalkan Marketplace

20 Mei 2026

SMA Negeri 1 Kemalang Resmi Berdiri, Anak Lereng Merapi Tak Perlu Sekolah Jauh Lagi

20 Mei 2026

Jateng Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Media Lokal di Era Digital

21 Mei 2026

Di Tengah Gempuran AI dan Buzzer, Media Lokal Diajak Kembali ke Jurnalisme Publik

22 Mei 2026

Jejak Panjang Pecel, Lotek, dan Gado-Gado: Saat Salad Nusantara Punya Cerita Peradaban

22 Mei 2026

BI Jateng Ingatkan Bahaya Penipuan Digital di Tengah Tren Transaksi QRIS

23 Mei 2026

Belajar dari Estonia, China, dan Singapura dalam Membangun Infrastruktur Digital

23 Mei 2026

Walkot Semarang Resmi Luncurkan LOFF 2026, Perkuat Ekosistem Perfilman Kreatif

24 Mei 2026

Peluang “Godzilla El Nino” 2026 di Indonesia Relatif Kecil, Ini Kata BRIN

25 Mei 2026

Jadi Wisudawan Terbaik UNRIYO, Pemuda Asal Semarang Ini Ingin Ciptakan Banyak Peluang Kerja

25 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: