BerandaKulinary
Sabtu, 2 Agu 2019 13:33

Segar dan Gurihnya Semangkuk Sup Ayam Khas Klaten

Seporsi sup ayam Klaten. (id.openrice)

Memakai daging ayam kampung pilihan, sup ayam khas Klaten identik dengan kuahnya yang gurih dan segar karena kaya akan kaldu. Di dalamnya pun nggak terdapat tambahan sayuran seperti wortel atau kentang sebagaimana sup pada umumnya.

Inibaru.id – Sobat Millens tentu merasa familier dengan sup ayam khas Klaten. Kelezatannya memang sudah merambah hampir seantero Jawa Tengah. Ini terbukti dengan persebaran warung sup ayam khas Klaten yang meluas hingga pelbagai wilayah di luar kabupaten tersebut. 

Di berbagai kota di Jawa Tengah, cabang warung sup ayam Klaten pun ada, di antaranya di Semarang, Solo, Boyolali, Banyumas, hingga Wonosobo.

Sejak lebih dari 50 tahun silam, sup ayam Klaten selalu menawarkan rasa yang autentik. Sup ayam Klaten identik dengan komposisinya yang hanya berisi daging ayam kampung dan kuah, tanpa tambahan sayuran seperti sup pada umumnya. Kuah sup ayam Klaten sedikit pekat dengan kaldu yang kental terasa.

Sup ayam Klaten dalam varian yang dipisah. (Tripadvisor.com)

Nggak ketinggalan, potongan seledri dan bawang merah goreng dibubuhkan sebagai pelengkap. Nah, gurih dan segarnya kuah sup ayam Klaten inilah yang menjadi salah satu daya tarik. Apalagi jika kamu menyantapnya dalam keadaan masih hangat. Slurrp!

Oya, ada beberapa pilihan sup yang bisa kamu pesan di warung sup ayam Klaten. Misalnya sup ayam biasa yang berisi campuran nasi dan daging ayam. Kamu juga bisa memesan varian sup dengan nasi dan potongan daging dipisah.

Beberapa bagian ayam yang bisa kamu pesan antara lain dada, paha atas, paha bawah, sayap, kulit, kepala, hati dan ampela, hingga uritan atau telur muda.

Pegawai warung sup ayam Klaten sigap meracik pesanan. (sportourism)

Harganya pun cukup bersahabat. Sup ayam biasa dihargai Rp 8.000 saja. Sedangkan sup ayam dengan aneka varian daging dihargai mulai Rp 13 ribu hingga Rp 21 ribu.

Jika pengin mencoba rasa sup ayam Klaten, lebih baik kamu datang lebih awal kalau nggak pengin kehabisan. Sup ayam Klaten lebih cocok disantap sebagai menu sarapan tuh. Nah, segera datangi cabang sup ayam Klaten terdekat gih! (IB10/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: