BerandaKulinary
Jumat, 3 Mei 2018 17:41

Pesan dan Langsung Bawa Pulang Makananmu di Bawa Daku Pergi

Bangunan Bawa Daku Pergi dari luar. (inibaru.id/Faidah Umu)

Dengan konsep fast and take away service, Bawa Daku Pergi bisa kamu jadikan pilihan untuk mengisi perutmu di tengah aktivitas dan kesibukanmu. Konsep restoran yang konon belum ada yang menyamai di Semarang ini menawarkan makanan dengan rasa yang nggak perlu diragukan kelezatannya. Tertarik untuk mencoba?

Inibaru.id – Sibuk dengan beragam aktivitas dan kerjaan bukan alasan untuk kita menunda makan siang, Millens. Di Semarang, Jawa Tengah, tepatnya di Jalan Diponegoro No 34, ada satu restoran yang cocok buat kamu yang sibuk dengan berbagai macam aktivitas. Namanya: Bawa Daku Pergi. Unik banget ya?

Nama tersebut dipilih karena restoran ini memang mengusung konsep fast and take away service. Manager Bawa Daku Pergi Josephine Kalalo mengatakan, mereka memulai konsep dari tempatnya. Sasaran restoran itu adalah kaum pekerja yang terus bergerak.

“Di sekitar jalan ini (Jalan Diponegoro) belum ada konsep tempat makan yang orang datang, beli, terus langsung dibawa pergi, bukan? Nah, ini sudah sesuai dengan market yang kami rencanakan,” ungkap Josephine kepada Inibaru.id, belum lama ini. 

Proses memasak di dapur Bawa Daku Pergi (inibaru.id/Faidah Umu)

Kendati mengusung konsep take away service, bukan berarti Bawa Daku Pergi mengesampingkan kualitas makanan laiknya kebanyakan makanan cepat saji. Makanan di sana cukup berkualitas. Jadi, nggak semata dipanaskan, tiap menu di Bawa Daku Pulang tetap melalui proses memasak laiknya makanan yang disajikan di restoran-restoran.

Ada dua menu makan besar yang ditawarkan Bawa Daku Pergi, yakni ayam (chicken) dan daging sapi (beef). Varian untuk menu ayam di antaranya Burnt Korean Chicken, Creamy Salted Egg Chicken, Buttermilk Chicken, Classic Nasi Ayam Jamur, dan Grilled Chicken Sambel Matah.

Sementara, untuk menu daging sapi, ada asian Beef Blackpepper, Japanese Gyutan Don, dan Truffled Tokyo Gyu Don. Aduh, aduh, dari namanya saja sudah terdengar menggiurkan ya?

Creamy salted egg chicken (inibaru.id/Faidah Umu)

Selain makanan berat, Bawa Daku Pergi juga menyediakan menu cemilan dan kopi. Nah, pas banget nih buat kamu yang mau "nongkrong-nongkrong lucu"! Ha-ha. Saat ini Bawa Daku Pergi buka pukul 09.00-22.00 WIB. Namun, ke depannya, pemilik kedai berencana membuka restoran lebih dini dan tutup lebih malam, yakni pukul 06.00-24.00 WIB.

“Semula kami pengin buka pukul 06.00 dan tutup tengah malam, tapi ada kendala. Ke depan, kami akan buka lebih pagi agar yang berangkat kerja atau sekolah yang banyak lewat sini bisa sekalian mampir,” terang Josephine.

Pojok kopi di Bawa Daku Pergi. (inibaru.id/Faidah Umu)

Menarik Perhatian

Sejak dibuka pada 7 April 2018 lalu, Bawa Daku Pergi sudah banyak menarik perhatian. Kesan pertama yang terlintas di benak para pengunjung restoran ini adalah betapa lucu dan imut tempat tersebut. Bangunan yang minimalis, berwarna hijau tosca, dan menampilkan ikon kucing di dinding bagian luar dan dalam ruangan, membuat Bawa Daku Pergi tampak begitu mencolok. Ugh, gemas banget!

Pemilik Bawa Daku Pergi sepertinya memang tahu betul apa yang diinginkan para pembelinya. Oya, perlu kamu tahu nih, restoran tersebut merupakan kepunyaan dua anak dari Anne Avantie, desainer kebaya kenamaan Indonesia asal Kota Lunpia. Kakak beradik itu adalah Intan Avantie dan Ernest Christoga.

Ernest merupakan seorang chef yang menjadi dalang dari kelezatan makanan-makanan yang tersaji di Bawa Daku Pergi ini. Sementara desain restoran lucu nan menggemaskan ini merupakan rancangan dari Intan. Wah, klop!

Seorang driver Go-Jek tengah memesan orderan (Inibaru.id/Faidah Umu)

Selain membeli secara langsung, Bawa Daku Pergi juga sudah tersedia secara daring via Go-Food, lo. Jadi, buat kamu yang mager (males gerak) keluar rumah, langsung pesan saja via daring. Praktis banget, kan?

Seporsi makanan berat di Bawa Daku Pergi dipatok dengan harga Rp 22 ribu hingga Rp 36 ribu. Harga ini cukup terjangkau dan sesuai dengan rasa makanan yang disajikan. Dan, yang paling penting, nggak pakai ribet!

Bentuk kemasan yang lucu dari Bawa Daku Pergi (inibaru.id/Faidah Umu)

Jadi, gimana, Millens, tertarik mencoba Bawa Daku Pergi? Eh, tapi jangan lupa kembali lagi ya! Ha-ha. (Faidah Umu/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: