BerandaKulinary
Jumat, 2 Agu 2018 18:00

Menyesap Sedapnya Brongkos di Warung Brongkos Bu Rini

Brongkos Bu Rini. (Travelingyuk.com)

Jalan-jalan ke Yogyakarta nggak lengkap rasanya kalau nggak mampir ke Warung Brongkos Bu Rini. Di warung ini, kamu akan menjumpai brongkos yang gurih, pedas, dan manis dengan harga yang juga murah.

Inibaru.id – Selain terkenal dengan gudegnya, Yogyakarta juga punya kuliner andalan, yakni brongkos. Dari penampakannya, kuliner satu ini sekilas mirip rawon dengan bumbu yang lebih beragam dan isian yang lebih banyak.

Biasanya, isian brongkos terdiri atas daging sapi, tahu, dan telur, yang dipadukan dengan kacang tolo, cabai rawit, dan beberapa  bahan lain. Rasanya? Hm, gurih dan sedap!

Kalau kamu penasaran mencicipi rasa brongkos, kamu bisa datang ke Warung Brongkos Bu Rini. Warung ini termasuk salah satu yang banyak dikunjungi penggemar brongkos, lo. Repan, sang pendiri, telah menjalankan bisnis ini sejak 1973. Setelah dia meninggal, usahanya kemudian dijalankan oleh sang anak, yakni Rini.

https://media.travelingyuk.com/wp-content/uploads/2018/07/Warung-Brongkos-Bu-Rini-Legenda-Kuliner-Jogja-Sejak-1973-4.jpg

Brongkos enak disantap bersama tempe goreng (Travelingyuk.com)

Karena menggunakan kluwak, cabai rawit, dan lengkuas, rasa dari brongkos ini adalah perpaduan dari pedas, manis, dan gurih. Kuahnya yang hitam pekat dan aromanya yang kuat membuat lidahmu nggak akan tahan untuk menolaknya.

Oya, brongkos juga bisa kamu santap bersama lauk lain, lo. Warung Brongkos Bu Rini menyediakan lauk-pauk seperti tempe goreng, perkedel, peyek, dan kerupuk karak untuk melengkapi makanmu, Millens.

Untuk seporsi brongkos telur, kamu hanya perlu membayar sekitar Rp 13 ribu saja. Kalau pengin brongkos dengan lauk yang lengkap (telur dan koyor), harganya sedikit lebih mahal, yakni Rp 22 ribuan.

Datanglah ke depan Plaza Ngasem di Kampung Taman, Kelurahan Patehan, Kraton. Sesampai di sana, kamu akan menemukan gang kecil yang menjadi lokasi warung ini. Tapi ingat, jangan kemalaman ya. Warung ini biasanya buka pada pukul 06.00 dan tutup pukul 18.00 WIB.

Sesampai di sana, kamu juga harus sabar karena Warung Brongkos Bu Rini jarang sepi pembeli. Wah, wah! (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: