BerandaKulinary
Minggu, 1 Apr 2023 14:00

Menu Kuliner Jepang di Jalanan Kota Semarang, Enake Japanese Food

Kedai jalanan Enak Japanese Food di Jalan Wonodri Baru Raya, Kota Semarang. (Inibaru.id/ Fitroh Nurikhsan)

Enake Japanese Food Semarang mengusung konsep kuliner jalanan dengan kualitas ala restoran. Harganya? Tentu saja ramah di kantong!

Inibaru.id - Bagi kamu pencinta kuliner yang ingin mencicipi makanan Jepang dengan harga yang ramah di kantong, cobalah bertandang ke warung kaki lima Enake Japanese Food di Jalan Wonodri Baru Raya, Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Sore itu, warung yang menggunakan tenda warna merah tersebut sudah dikerumuni banyak pembeli. Bahkan mereka sukarela mengantre untuk mencicipi makanan khas Negeri Sakura tersebut.

Di sela-sela kesibukannya memasak, pemilik Enake Japanese Food Agus Bagus Saputro bercerita, dia sengaja membuka usaha kuliner dengan konsep sreet food karena merasa resah dengan stigma masakan Jepang yang selalu identik dengan harganya yang mahal.

"Banyak yang menilai masakan Jepang itu mahal; tidak ramah di kantong pelajar dan mahasiswa," ungkapnya kepada Inibaru.id, belum lama ini. "Jadi, saya bikin usaha ini agar semua kalangan bisa mencicipi makanan Jepang."

Pengalaman sebagai Juru Masak

Pemilik Enake Japanese Food Agus Bagus Saputro sedang memasak pesanan pembeli. (Inibaru.id/ Fitroh Nurikhsan)

Setiap hari, Enake Japanese Food buka pukul 17.00-23.00 WIB. Menu yang ditawarkan di antaranya beef teppanyaki, beef teriyaki, beef blackpaper, chicken teppanyaki, dan chicken katsu. Agus mengatakan, semua resep masakan Jepang itu didapatkannya selama bekerja sebagai juru masak.

"Enam tahun jadi juru masak di hotel. Semula saya kebagian cuci piring, tapi karena suka belajar, dapat kepercayaan untuk jadi juru masak di sana," tutur Agus.

Sejak dibuka lima bulan yang lalu, Agus mengaku senang usahanya selalu ramai dikunjungi pembeli. Menurutnya, rasa yang terjamin enak dengan harga yang ramah di kantong, berkisar antara Rp12.000-19.000, menjadi magnet tersendiri untuk pembeli.

"Bumbu kami bikin sendiri di rumah. Setiap pagi saya belanja bahan-bahan ke pasar, siangnya meracik bumbu, dan sorenya langsung jualan," terang pemuda 23 tahun tersebut. "Alhamdulillah, keinginan untuk berwirausaha kesampaian juga. Sehari kami biasanya ada keuntungan Rp6-7 jutaan."

Jadi Buruan Anak Muda

Warung Enake Japanese Food sangat ramai dikunjungi para anak muda. (Inibaru.id/ Fitroh Nurikhsan)

Hampir tiap hari kedai Enake Japanese Food nggak pernah sepi pengunjung, yang didominasi anak muda. Inggar salah seorang di antaranya. Perempuan asal Klaten ini mengaku sudah lama mengetahui keberadaan kedai tersebut, tapi baru hari itu ada kesempatan menikmatinya.

"Tadi saya pesen beef blackpaper sama tumis taoge. Rasanya enak dan harganya terjangkau. Dengan uang Rp29 ribu bisa makan daging sapi, sayur, plus nasi di Semarang itu sudah wah banget, sih!" seru perempuan yang datang masih lengkap dengan pakaian kerjanya tersebut.

Inggar mengaku datang karena merasa penasaran setelah kedai yang berlokasi nggak jauh dari Rumah Sakit Roemani itu ramai dibicarakan di media sosial seperti Instagram dan Tiktok. Dia mengetahuinya sesaat setelah Enake Japanese Food viral di medsos.

"Di video yang beredar, yang beli ke situ kok ramai banget. Pada sukarela ngantre. Penasaran, dong? Nah, jadilah saya di sini sekarang!" bebernya, lalu tertawa.

Kamu penasaran juga, Millens? Hm, boleh tuh disambangi menjelang buka puasa nanti! Eits, tapi mending bawa camilan tambahan ya, siapa tahu keburu buka duluan pas lagi mengantre! Ha-ha. (Fitroh Nurikhsan/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: