BerandaKulinary
Jumat, 23 Mei 2019 12:23

Berniat Beli Kuma-Kuma? Perhatikan Dulu Hal-Hal Ini

Kuma-kuma merupakan rempah termahal di dunia. (grid.id)

Pengin membeli kuma-kuma untuk masakanmu? Ingat, sebelum membeli rempah ini, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu perhatikan. Supaya nggak salah beli, lakukan dulu hal-hal ini ya.

Inibaru.id – Kuma-kuma merupakan rempah dengan harga jual yang mahal. Selain menjadi pewarna alami, kuma-kuma memiliki sejumlah manfaat lain bagi tubuh. Jika rutin dikonsumsi, kuma-kuma mampu menekan hormon kortisol yang memicu stres hingga menghambat sel-sel kanker.

Supaya manfaat-manfaat ini tetap bisa kamu peroleh, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat membelinya.

Cium Baunya

Sebelum membeli kuma-kuma, kamu harus mencoba mencium baunya dulu. Jika berbau tajam, ini berarti kualitas kuma-kuma yang hendak kamu beli masih bagus. Sebelum membelinya, kamu juga perlu memperhatikan tampilannya supaya nggak tertipu.

Jangan Tergiur Harga Murah

Untuk kuma-kuma sebanyak 453 gram, kamu perlu merogoh uang sekitar Rp 1 juta. Mahalnya harga kuma-kuma tentu menjadi indikator kualitasnya. Kalau ada yang menjual kuma-kuma dengan harga yang lebih murah, jangan buru-buru tergiur ya, Millens. Bukan nggak mungkin rempah yang ditawarkan palsu.

Hindari Membeli Bubuk Kuma-Kuma

Penipuan lebih rawan terjadi jika kuma-kuma yang kamu beli justru dalam bentuk bubuk. Nggak jarang, pedagang mencampur rempah ini dengan kunyit supaya harganya bisa murah. Jadi, mending hindari membeli bubuk kuma-kuma ya.

Simpan Dalam Wadah Tertutup Rapat

Kualitas kuma-kuma juga ditentukan dari bagaimana kamu menyimpannya. Jika kamu menyimpannya dalam toples tertutup rapat, kuma-kuma akan awet hingga enam bulan. Kalau menaruhnya dalam kulkas, ini bisa memperpanjang masa awetnya hingga satu tahun.

Jika kamu memutuskan membeli kuma-kuma dalam bentuk bubuk, pastikan rempah tersebut habis dalam waktu tiga hingga enam bulan ya.

Dengan mengetahui hal-hal itu, kamu kini sebaiknya nggak gegabah saat membeli kuma-kuma. Jika kamu sampai salah pilih, tentu uang yang kamu gunakan terlalu sayang untuk “dibuang”. Jadi, tetap berhati-hatilah saat memilih rempah ini. (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: